Penyerang Chelsea Mykhailo Mudryk secara resmi mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) setelah dijatuhi sanksi larangan bermain selama empat tahun oleh FA akibat pelanggaran aturan anti-doping. Informasi mengenai sanksi berat terhadap pemain asal Ukraina tersebut telah dikonfirmasi oleh pihak CAS, sebagaimana dilansir dari Suara.
Hukuman ini bermula dari dakwaan FA pada Juni tahun lalu, yang kemudian berlanjut pada skorsing sementara bagi sang pemain sejak Desember 2024. Hingga saat ini, proses hukum di tingkat internasional masih terus berjalan untuk menentukan nasib karier penyerang sayap tersebut.
Pihak CAS memberikan pernyataan resmi mengenai perkembangan kasus yang melibatkan mantan pemain Shakhtar Donetsk ini di pengadilan olahraga dunia.
"CAS mengonfirmasi telah menerima banding dari Mykhailo Mudryk terhadap FA. Saat ini para pihak sedang saling bertukar dokumen tertulis, dan jadwal sidang belum ditentukan," bunyi keterangan CAS.
Mudryk sendiri menyampaikan keterkejutannya saat hasil tes medis menyatakan adanya kandungan zat terlarang dalam tubuhnya pada periode tersebut.
"Sampel positif ini benar-benar mengejutkan. Saya tidak melakukan kesalahan apa pun," ungkap Mudryk.
Pihak manajemen Chelsea turut memberikan dukungan terhadap pemainnya dan menegaskan komitmen klub terhadap integritas olahraga dalam menanggapi situasi ini.
Klub asal London tersebut menyatakan bahwa pemainnya tidak pernah secara sadar menggunakan zat terlarang. Penegasan ini muncul di tengah sanksi maksimal empat tahun yang diberikan FA, sebuah durasi hukuman yang biasanya dijatuhkan jika pemain tidak mampu membuktikan unsur ketidaksengajaan dalam pelanggaran.
Pemain yang didatangkan dengan nilai transfer 88 juta poundsterling ini tercatat terakhir kali membela The Blues saat meraih kemenangan 2-0 atas Heidenheim di ajang Conference League pada 28 November 2024. Secara keseluruhan, Mudryk telah mengoleksi 10 gol dari 73 penampilan sejak bergabung dengan Chelsea pada Januari 2023.