Mohamed Salah Kritik Internal Liverpool Menjelang Laga Perpisahan

Mohamed Salah Kritik Internal Liverpool Menjelang Laga Perpisahan
Foto: Ilustrasi Mohamed Salah Kritik Internal Liverpool Menjelang Laga Perpisahan.

Penyerang Liverpool Mohamed Salah mengkritik tajam kondisi internal tim akibat hilangnya identitas permainan klub menjelang laga perpisahannya di Stadion Anfield, seperti dilansir dari Media Indonesia pada Minggu (17/5/2026).

Kritik tersebut disampaikan setelah Liverpool menelan kekalahan 2-4 dari Aston Villa pada Sabtu (16/5/2026) dini hari yang membuat posisi klub melorot ke peringkat kelima klasemen Liga Inggris dan mengancam tiket kualifikasi Liga Champions.

Pernyataan Salah ini mempertegas rumor keretakan hubungan dirinya dengan pelatih kepala Arne Slot akibat pendekatan taktis musim ini yang dinilai menjauhkan Liverpool dari karakter agresif.

"Saya ingin melihat Liverpool kembali menjadi tim dengan permainan 'heavy metal' yang ditakuti lawan dan kembali memenangkan banyak trofi. Itulah sepak bola yang saya tahu cara memainkannya, dan itulah identitas yang harus dipulihkan serta dijaga selamanya," tegas Mohamed Salah, Pemain Liverpool.

Salah juga menyampaikan kekecewaannya atas performa tim yang terus menurun dan menegaskan bahwa standar di klub sebesar Liverpool tidak boleh diturunkan.

"Runtuhnya kami dan menelan kekalahan demi kekalahan musim ini sangat menyakitkan dan tidak pantas didapatkan oleh penggemar kita," tulis Mohamed Salah, Pemain Liverpool.

Meski dipastikan hengkang pada akhir musim, Salah berjanji akan tampil maksimal pada pertandingan terakhir melawan Brentford demi mengamankan tiket Liga Champions sebagai syarat minimal sebelum meninggalkan klub.

Artikel terkait

Rekomendasi