Penyelenggara Pestapora, Boss Creator, mulai memanaskan atmosfer menjelang acara utama pada September mendatang dengan menggelar rangkaian pemanasan bertajuk OTW Pestapora. Acara ini menyajikan konsep unik berupa pertukaran daftar lagu antar musisi papan atas di Jakarta.
Seperti dilansir dari Suara, kolaborasi antara grup musik Mocca dan Reality Club sukses menyedot perhatian penonton di Bengkel Space, Jakarta Selatan. Pertunjukan yang berlangsung pada Senin, 4 Mei 2026 tersebut tetap dipenuhi pengunjung meski digelar pada hari kerja.
Antusiasme para penggemar tidak surut walaupun kondisi cuaca di luar lokasi sedang tidak bersahabat akibat hujan deras yang memicu kepadatan lalu lintas. Area konser tetap tampak padat oleh penonton yang ingin menyaksikan aksi panggung kedua band tersebut.
Gitaris Reality Club, Faiz Novascotia, sempat menyapa para pengunjung yang berhasil menembus kemacetan ekstrem di ibu kota. Ia memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi penggemar yang tetap hadir mendukung penampilan mereka malam itu.
"Hari Senin, banjir, macet, apalagi kombo hari ini. Luar biasa, luar biasa," ujar Faiz Novascotia di panggung.
Vokalis Reality Club, Fathia Izzati, tampil memukau saat mengumumkan bahwa mereka akan membawakan karya-karya legendaris milik Mocca secara eksklusif. Fathia mengungkapkan bahwa konsep serupa sebenarnya sempat dibawakan pada gelaran Pestapora tahun lalu.
Meski bukan kali pertama, penyanyi berusia 31 tahun tersebut mengaku tetap merasa gugup saat harus membawakan lagu-lagu dari band yang menjadi idolanya sejak lama tersebut.
"And for one night only, kami akan membawakan lagu-lagu Mocca. Deg-degannya tetap sama, karena we all grew up listening to Mocca," tutur Fathia Izzati kepada penonton.
Bagi para personel Reality Club, karya-karya yang diciptakan oleh Arina Ephipania dan kawan-kawan memiliki pengaruh yang sangat mendalam bagi perjalanan bermusik mereka. Reality Club memandang lagu-lagu Mocca sebagai tolak ukur kualitas dalam menciptakan karya musik.
"Lagu-lagu Mocca tuh bener-bener menjadi panutan bagi kami semua, right?" tanya Fathia kepada rekan setimnya.