Stadion San Siro akan menjadi saksi laga besar antara AC Milan melawan Juventus pada pekan ke-34 Serie A 2025/2026 yang dijadwalkan berlangsung Senin (27/4/2026) mulai pukul 01.45 WIB, sebagaimana dilansir dari Kompas.
Pertemuan dua klub raksasa Italia ini diprediksi menjadi pusat perhatian mengingat persaingan ketat keduanya di papan atas klasemen. Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, menilai pertandingan ini sangat berat karena sang lawan tengah berada dalam tren positif.
ÔÇ£Pertandingan ini berlangsung pada waktu yang menarik, dengan kedua tim berjuang untuk tujuan yang sama,ÔÇØ ujar Allegri, Pelatih AC Milan.
Performa Juventus di bawah kendali manajer baru menjadi poin krusial yang diwaspadai oleh kubu tuan rumah. Allegri menyoroti adanya peningkatan signifikan dalam aspek taktikal dan kekompakan tim asal Turin tersebut.
ÔÇ£Mereka telah banyak berkembang, kedatangan Spalletti telah memberi mereka sesuatu, mereka bermain sangat baik, menunjukkan soliditas dan kualitas dalam cara mereka bermain,ÔÇØ kata Allegri, Pelatih AC Milan.
Selain fokus pada hasil pertandingan, Allegri memberikan penegasan mengenai visi jangka panjang klub. Menurut mantan juru taktik Juventus tersebut, stabilitas tim saat ini merupakan modal penting untuk meraih kesuksesan di masa mendatang.
ÔÇ£Musim ini kami telah membangun fondasi yang kokoh untuk melanjutkan dari musim depan,ÔÇØ tutur Allegri, Pelatih AC Milan.
Komunikasi internal di Milan diklaim berjalan sangat baik guna mendukung ambisi besar klub. Allegri menekankan bahwa kualitas teknis dan kekuatan karakter para pemain menjadi kunci utama dalam mengejar target tertinggi di setiap kompetisi.
ÔÇ£Ada dialog terbuka di dalam klub, dan kami memiliki pemain dengan kualitas teknik yang hebat dan karakter yang kuat. Di AC Milan, harus selalu ada ambisi untuk mencapai target tertinggi dan untuk meningkatkan diri setiap hari,ÔÇØ ucap Allegri, Pelatih AC Milan.
Di sisi lain, Juventus datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah mencatatkan enam kemenangan berturut-turut. Saat ini tim berjuluk Si Nyonya Tua tersebut bertengger di peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi 63 poin.
ÔÇ£Pelatih benar-benar mendorong kualitas kami, kami bekerja keras, dan itu tercermin di lapangan. Saran beliau penting. Beliau membantu semua orang untuk berkembang, bukan hanya saya,ÔÇØ tutur Bremmer, Bek Juventus.
Pemain bertahan asal Brasil itu merasa ada perubahan atmosfer yang sangat positif sejak pergantian kepemimpinan teknis. Peningkatan kesadaran pemain secara kolektif membawa tim kembali pada jalur kemenangan yang diharapkan.
ÔÇ£Sejak kedatangan beliau, tim telah banyak berubah. Kesadaran individu dan tim kami juga meningkat. Saya senang di Juventus, penting untuk kembali ke jalur kemenangan, dan itulah yang ingin saya coba lakukan,ÔÇØ ucap Bremmer, Bek Juventus.