Manajer interim Manchester United, Michael Carrick, memberikan sinyal kuat bahwa status kepemimpinannya di Old Trafford akan segera dipermanenkan. Dilansir dari Detik Sport, saat ini proses diskusi mengenai kontrak baru sedang berjalan antara Carrick dan pihak manajemen klub.
Mantan gelandang andalan Setan Merah tersebut sebelumnya ditunjuk untuk mengisi kursi kepelatihan setelah Ruben Amorim hengkang pada Januari 2026. Di bawah kendalinya, performa tim mengalami peningkatan signifikan hingga berhasil menembus posisi tiga besar klasemen Liga Inggris.
Keberhasilan Carrick tidak hanya terlihat dari posisi klasemen, tetapi juga keberhasilan mengunci tiket Liga Champions untuk musim mendatang. Catatan impresifnya meliputi 10 kemenangan dan tiga hasil imbang dalam 15 pertandingan yang telah dijalani sejauh ini.
Pencapaian luar biasa tersebut membuat nama Carrick masuk dalam daftar kandidat pemenang gelar Manajer Terbaik Premier League musim ini. Ia tercatat sebagai satu-satunya kandidat yang belum berstatus manajer tetap di antara enam nama yang masuk nominasi.
Dukungan agar Carrick mendapatkan jabatan permanen terus mengalir dari berbagai pihak, baik internal tim maupun dari kalangan eksternal. Keyakinan para petinggi klub pun semakin bulat bahwa sosok pria asal Inggris ini merupakan pilihan tepat untuk memimpin proyek jangka panjang tim.
Berdasarkan laporan yang beredar, manajemen Manchester United telah menyiapkan draf kontrak berdurasi dua tahun untuk Carrick. Dalam kesepakatan tersebut, terdapat pula opsi perpanjangan otomatis selama satu tahun tambahan.
Pernyataan Resmi Michael Carrick
Carrick memberikan indikasi bahwa keputusan mengenai masa depannya akan segera diumumkan dalam waktu dekat. Ia menekankan bahwa situasi ini memang sudah diprediksi akan menemui titik terang saat kompetisi mendekati akhir musim.
"Masa depan di MU buat saya akan segera diputuskan. Kami sejak awal tahu memang itu akan terjadi menuju akhir musim, kalau bukan di akhir musim. Jadi tak ada yang berubah sih," ungkapnya dikutip Sky Sports.
Penegasan mengenai kedekatan kesepakatan tersebut menunjukkan optimisme tinggi dari sisi sang manajer interim. Ia merasa tidak ada kendala besar dalam proses negosiasi yang sedang berlangsung saat ini.
"Tidak ada perubahan besar dalam hal itu. Memang begitu keadaannya. Pastinya, apapun yang di luar itu sudah cukup dekat," ujar Carrick.