Manchester United berhasil mengamankan posisi di Liga Champions musim depan setelah menundukkan Liverpool dengan skor 3-2 pada Minggu (3/5/2026) malam. Kemenangan krusial ini memperkuat posisi Michael Carrick sebagai kandidat manajer permanen di Old Trafford.
Dilansir dari Detik Sport, Carrick telah memimpin Setan Merah dalam 14 pertandingan sejak menggantikan Ruben Amorim yang diberhentikan pada Januari 2026. Di bawah arahannya, Manchester United mencatatkan performa impresif dengan raihan 10 kemenangan dan hanya menelan dua kekalahan.
Meskipun performa tim meningkat tajam, manajemen Manchester United dilaporkan belum mengambil keputusan terkait status permanen Carrick. Klub dikabarkan baru akan mengumumkan manajer tetap setelah selesainya turnamen Piala Dunia 2026.
"Ini bukan tentang apa yang saya sukai atau apa yang tidak saya sukai. Ini di luar kendali saya," ucap Michael Carrick kepada Sky Sports.
Carrick menekankan bahwa prioritas utamanya saat ini adalah menjaga momentum positif tim yang tengah berada dalam tren bagus.
"Semuanya berjalan dengan sangat baik, kami tahu situasinya dan posisi kami," lanjut Michael Carrick.
Pria berusia 44 tahun tersebut menegaskan fokusnya tetap tertuju pada pengembangan performa skuad Bruno Fernandes dan kawan-kawan di sisa kompetisi.
"Saya senang dengan posisi kami sekarang, dan kami masih ingin lebih baik lagi. Kita lihat saja apa yang terjadi selanjutnya. Saat ini, itu bukan sesuatu yang saya pikirkan," lugas Michael Carrick.
Mantan gelandang legendaris Setan Merah itu menyatakan komitmennya untuk memberikan kontribusi maksimal bagi klub selama masa kepemimpinannya.
"Apapun yang akan terjadi akan terjadi, saya hanya bisa melakukan pekerjaan terbaik untuk klub dan para pemain secara khusus, dan berusaha dan membantu mereka sebaik yang kami bisa dan melihat apa yang terjadi setelahnya," Michael Carrick menambahkan di laman resmi klub.