Meghan Markle kembali mendapatkan sorotan tajam dari pihak Kerajaan Inggris terkait strategi bisnis terbarunya. Mantan anggota senior monarki ini meluncurkan produk lilin wangi melalui label miliknya, As Ever, yang dinilai memanfaatkan identitas kedua anaknya.
Dilansir dari Detikcom, produk yang dipasarkan Meghan tersebut menggunakan angka-angka simbolis yang merujuk pada Pangeran Archie dan Putri Lilibet. Terdapat dua jenis lilin yang diperkenalkan, yakni produk dengan nomor No. 506 dan No. 604.
Meski nama Archie dan Lilibet tidak tertera secara langsung pada kemasan, deskripsi produk menjelaskan makna di balik angka tersebut. Lilin No. 506 terinspirasi dari tanggal lahir Pangeran Archie dari Sussex, sementara No. 604 mewakili tanggal lahir Putri Lilibet dari Sussex.
Langkah Meghan yang mendapatkan dukungan dari suaminya, Pangeran Harry, memicu reaksi negatif dari internal istana. Penggunaan referensi gelar kerajaan untuk kepentingan komersial dianggap melanggar prinsip yang selama ini dijaga oleh monarki.
Dikutip dari Detikcom melalui laporan Page Six pada Rabu (22/4/2026), seorang sumber menyebut bahwa mendiang Ratu Elizabeth II tidak pernah memberikan izin kepada keluarga Sussex untuk mengomersialkan gelar mereka. Hal ini menjadi titik sensitif mengingat status mereka yang sudah mundur dari tugas resmi.
Sebelumnya, pada tahun 2020, pasangan ini telah menyepakati komitmen untuk tidak menggunakan gelar kerajaan dalam ruang publik setelah memutuskan keluar dari lingkungan Monarki. Namun, kehadiran produk baru ini dianggap kembali menyerempet batas kesepakatan tersebut.
Status Gelar Archie dan Lilibet
Gelar His/Her Royal Highness yang kini disandang oleh Archie dan Lilibet merupakan dampak otomatis dari kenaikan takhta Raja Charles III. Gelar ini melekat murni karena garis keturunan dan tidak menjamin keduanya akan memegang peran aktif dalam tugas-tugas kerajaan di masa depan.
Dalam beberapa bulan terakhir, Meghan dan Harry tampak lebih terbuka dalam memperlihatkan aktivitas anak-anak mereka. Lilibet bahkan sempat muncul dalam materi promosi yang diunggah melalui akun Instagram pribadi Meghan beberapa waktu lalu.
Di tengah gelombang kritik, sumber terdekat pasangan tersebut memberikan pembelaan terkait kebutuhan finansial keluarga Sussex. Upaya menjalankan bisnis dipandang sebagai cara mereka untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari di luar sokongan dana kerajaan.
"Mereka juga kan harus hidup dan bayar tagihan. Meghan juga bukannya memamerkan anak-anaknya dalam parade atau event. Dia gak pernah menampilkan wajah mereka," kata sumber tersebut.