Mathew Baker Bawa Timnas Indonesia U-17 Tekuk China

Mathew Baker Bawa Timnas Indonesia U-17 Tekuk China
Foto: Ilustrasi Mathew Baker Bawa Timnas Indonesia U-17 Tekuk China.

Kapten Timnas Indonesia U-17 Mathew Baker memimpin skuad Garuda Muda meraih kemenangan tipis 1-0 atas China pada laga pembuka Grup B Piala Asia U-17 2026, Selasa (5/5/2026). Dilansir dari Suara, pemain asal Melbourne City FC ini memberikan kontribusi signifikan melalui satu assist penentu dan menjaga pertahanan tetap bersih dari gol.

Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto menunjuk Baker sebagai salah satu dari tiga pemain diaspora baru untuk memperkuat kedalaman tim nasional. Kehadiran bek berdarah Batak ini terbukti efektif dalam menjaga stabilitas lini belakang sepanjang durasi pertandingan.

Ketenangan Baker di lapangan terinspirasi oleh dua bek senior Timnas Indonesia, yakni Jay Idzes dan Justin Hubner. Sang kapten mengaku mempelajari gaya bermain kedua pemain tersebut untuk meningkatkan kepercayaan dirinya bersaing di level Asia.

"Saya mengagumi Jay Idzes dan Justin Hubner," ujar Baker.

Ia menjelaskan bahwa karakteristik permainannya memiliki kemiripan dengan kedua idolanya tersebut. Baker berupaya menggabungkan aspek teknis dari pemain senior untuk diterapkan dalam kompetisi kelompok umur.

"Gaya bermain saya mirip dengan mereka, tenang saat menguasai bola dan kuat dalam bertahan," jelas Baker.

Baker juga sering mendapatkan apresiasi karena menunjukkan intensitas tinggi saat menghalau serangan lawan. Hal ini membuatnya kerap disandingkan dengan gaya bermain salah satu bek timnas senior lainnya.

"Saya juga sering dibandingkan dengan Justin karena gaya bermain saya yang agresif," tambahnya.

Berbekal pengalaman dari Piala Dunia U-17 2025, Baker tetap mewaspadai persaingan ketat di Grup B. Indonesia dijadwalkan akan menghadapi tantangan berat dari tim unggulan lainnya seperti Jepang dan Qatar.

"Saya rasa ini grup yang sangat kompetitif dengan tim-tim yang kuat," kata Baker.

Pemain muda ini memandang fase grup sebagai kesempatan untuk menguji kemampuan melawan tim terbaik di benua. Persiapan mental menjadi kunci utama baginya dalam menghadapi setiap lawan yang memiliki karakteristik berbeda.

"Ini tantangan besar, tetapi juga kesempatan besar bagi para pemain untuk mendapatkan pengalaman. Setiap pertandingan akan menghadirkan ujian yang berbeda, dan kita harus siap untuk itu," kata Baker.

Baker menegaskan optimisme bahwa Indonesia mampu melangkah lebih jauh dalam turnamen ini jika mempertahankan level permainan yang konsisten. Kemenangan atas China menjadi modal penting bagi Garuda Muda untuk menatap laga selanjutnya.

"Pada saat yang sama, saya percaya bahwa jika kita tampil maksimal, kita dapat bersaing dengan tim mana pun di Asia," tutup Baker.

Artikel terkait

Rekomendasi