Pebalap Ducati, Marc Marquez, mengamankan podium pertama pada sesi Sprint Race MotoGP Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez yang berlangsung Sabtu (25/4/2026). Kemenangan diraih secara dramatis setelah ia sempat terjatuh akibat hujan deras saat balapan menyisakan empat putaran lagi.
Dilansir dari Kompas, pebalap berusia 33 tahun tersebut memulai balapan dari posisi start terdepan. Meski sempat merosot ke urutan kedua dan jatuh hingga ke posisi 17, Marquez berhasil bangkit berkat keberuntungan jatuh di tikungan terakhir yang memudahkan akses ke pit.
Keputusan instan untuk mengganti motor di pit lane menjadi kunci keberhasilan sang juara dunia tujuh kali tersebut kembali ke barisan depan. Marquez mengaku bertindak berdasarkan insting semata saat melihat situasi di lintasan yang diguyur hujan.
"Saya bahkan tak sadar finish pertama, saya pikir San Marco membantu saya hari ini," tutur Marc Marquez, rider Ducati tersebut.
Situasi saat insiden jatuh digambarkan Marquez sebagai momen yang tidak sepenuhnya dipikirkan secara jernih. Ia sempat menunggu rombongan pebalap lain lewat sebelum memutuskan melintasi trek menuju area pit.
"Saya menunggu grup pebalap untuk lewat dan kemudian melintasi trek untuk mengganti motor. Saya tak sepenuhnya berpikir jernih, itu murni insting," tutur Marc Marquez.
Mengenai keputusannya yang dianggap berisiko, Marquez menegaskan bahwa tindakannya masih berada dalam koridor hukum balap motor internasional. Ia tetap merasa yakin bahwa manuver tersebut tidak menyalahi regulasi yang berlaku saat ini.
"Saya tak pernah berpikir apa yang saya lakukan dilarang walau mungkin mereka mengganti peraturan tetapi untuk sekarang apa yang saya lakukan diperbolehkan," tutur Marc Marquez.
Pihak pengelola balapan melalui akun resmi media sosial MotoGP memberikan klarifikasi teknis mengenai alasan tidak adanya sanksi. Marquez tercatat memasuki jalur pit melalui titik waktu masuk yang tepat sehingga batas kecepatan tetap terpantau.
"Marquez memasuki pit lane melewati Pit Lane Entry Timing Point, titik masuk ke pit lane tempat batas kecepatan 60 km/jam berlaku," tulis MotoGP di situs mereka.
Pernyataan resmi tersebut juga menekankan fleksibilitas aturan mengenai titik masuk pit lane selama kondisi keamanan terpenuhi. Marquez dinilai telah mematuhi arahan petugas di lapangan selama proses pergantian motor berlangsung.
"Tidak ada aturan khusus yang mengharuskan para pebalap untuk memasuki pit lane dari titik yang telah ditentukan sebelumnya," tulis MotoGP.
Marquez juga dipastikan tidak mendapatkan keuntungan waktu secara ilegal dari tindakannya melintasi lintasan. Pihak penyelenggara menilai pergerakan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan pebalap lain.
"Ia tidak memotong lintasan secara signifikan untuk mendapatkan keuntungan," tulis MotoGP.
Keberhasilan meraih pole position ini merupakan pencapaian perdana bagi Marquez dalam 245 hari terakhir. Marc Marquez akan kembali memimpin grid start pada balapan utama sebagai polesitter tertua kedua setelah rekor Aleix Espargaro pada tahun 2024.