Marc Marquez Menangi Sprint Race MotoGP Spanyol 2026 Usai Insiden Crash

Marc Marquez Menangi Sprint Race MotoGP Spanyol 2026 Usai Insiden Crash
Foto: Ilustrasi Marc Marquez Menangi Sprint Race MotoGP Spanyol 2026 Usai Insiden Crash.

Pebalap Ducati Marc Marquez berhasil memenangkan balapan pendek sprint race MotoGP Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez pada Sabtu (25/4) meskipun sempat terjatuh. Marquez mengungguli rekan setimnya Francesco Bagnaia dalam balapan berstatus flag to flag yang diwarnai hujan deras di putaran akhir.

Kemenangan tersebut diraih setelah pebalap asal Spanyol itu melakukan pergantian motor dengan cepat sesaat setelah mengalami insiden di Tikungan 13. Dilansir dari Detik Sport, Marquez yang memulai balapan dari posisi terdepan sempat memimpin jalannya lomba sebelum terjatuh saat balapan menyisakan lima putaran.

Situasi cuaca yang berubah drastis memaksa para pebalap mengambil keputusan sulit terkait penggunaan ban di lintasan yang semakin basah. Marquez mengakui keberuntungan menyertainya karena lokasi kecelakaan yang sangat dekat dengan area pit sehingga memungkinkannya kembali ke lintasan dalam posisi kompetitif.

"Yeah, kita bisa mengatakan pada hari ini bahwa aku jatuh dengan cara terbaik, di waktu yang tepat, di tikungan yang tepat," celetuk Marc Marquez, Pebalap Ducati.

Pebalap berusia 33 tahun tersebut menyadari bahwa keputusannya untuk tetap menggunakan ban slick di tengah guyuran hujan merupakan sebuah kekeliruan teknis. Ia tetap memaksakan diri berada di lintasan meskipun kondisi sirkuit sudah tidak memungkinkan untuk ban tanpa kembang tersebut.

"Namun, Anda toh tidak pernah menginginkan untuk jatuh, karena, khususnya kurasa itu adalah sebuah kesalahan untuk tetap berada di lintasan pada putaran itu. Akan tetapi ketika itu memang sulit, dan aku tidak mengambil keputusan yang tepat, tapi untungnya aku crash di tikungan terakhir." ujar Marc Marquez, Pebalap Ducati.

Setelah bangkit dari area run-off, Marquez segera menuju garasi untuk mengganti tunggangannya karena motor sebelumnya mengalami kerusakan ringan. Ia kemudian memulai kembali persaingan dari posisi ketiga sebelum akhirnya mampu memperbaiki kedudukan di depan publiknya sendiri.

"Saat aku jatuh, aku hanya menunggu di area run-off dan saat para pebalap sudah lewat, aku masuk ke garasi untuk ganti motor karena motor yang jatuh tadi juga sedikit rusak. Dan dari situ, aku memulai lagi balapan dan aku berada di P3," sambung Marc Marquez, Pebalap Ducati.

Momentum kemenangan Marquez semakin terbuka lebar ketika beberapa pesaing di depannya juga melakukan kesalahan serupa akibat licinnya lintasan. Ia berhasil melewati Francesco Bagnaia dan memanfaatkan jatuhnya Brad Binder untuk mengamankan podium tertinggi.

"Aku menyalip Pecco, (Brad) Binder jatuh, dan seseorang pada hari ini bilang, 'Oke, inilah hasil akhirnya. Semua pebalap melakukan kesalahan yang sama, karena Anda kompetitif dan bahkan di masa lalu aku pun melakukan kesalahan serupa di Aragon 2014." kata Marc Marquez, Pebalap Ducati.

Marquez menutup penjelasannya dengan menekankan bahwa balapan dengan ban slick saat hujan deras sangat mustahil untuk diselesaikan tanpa insiden. Menurutnya, hasil balapan akan berbeda jika dirinya terjatuh di sektor awal sirkuit yang jauh dari akses masuk pit.

"Anda kompetitif, dan Anda melihat bahwa setiap sisa tiga, empat putaran, dan Anda bilang 'Oke, aku enggak masuk pit karena ini tinggal tiga putaran. Namun, tadi hujan sangat deras dan sudah benar-benar basah. Jadi balapan dengan ban slick tidak memungkinkan. Seandainya tadi jatuh di tikungan 1, 2, maka balapannya tamat," simpul Marc Marquez, Pebalap Ducati.

Artikel terkait

Rekomendasi