Marc Marquez Evaluasi Sasis Ducati Usai Tes Sirkuit Jerez

Marc Marquez Evaluasi Sasis Ducati Usai Tes Sirkuit Jerez
Foto: Ilustrasi Marc Marquez Evaluasi Sasis Ducati Usai Tes Sirkuit Jerez.

Pebalap Ducati Lenovo Team Marc Marquez melakukan evaluasi besar terhadap komponen sasis dan aerodinamika motornya dalam sesi tes di Sirkuit Jerez pada Senin (27/4/2026). Langkah ini diambil guna memperbaiki performa kendaraannya setelah gagal menyelesaikan balapan utama di MotoGP Spanyol 2026 akibat terjatuh.

Berdasarkan laporan dari Kompas, pebalap asal Spanyol tersebut menempati urutan keempat dalam hasil akhir tes selepas GP Spanyol. Marquez mencatatkan waktu di belakang tiga pebalap Aprilia, yakni Ai Ogura, Raul Fernandez, dan Marco Bezzecchi, dengan fokus utama pada modifikasi sasis serta komponen fairing dan swingarm.

Kegagalan finis pada seri terakhir membuat juara dunia MotoGP 2025 itu kini tertinggal 44 poin dari pemuncak klasemen sementara, Marco Bezzecchi. Meski terjatuh pada balapan utama, Marquez sempat menunjukkan performa gemilang dengan menjadi yang terbaik pada sesi Sprint Race di sirkuit yang sama.

Kondisi fisik pebalap bernomor motor 93 tersebut dipastikan tetap prima setelah mampu melahap total 68 putaran sepanjang tes hari Senin. Perubahan teknis pada bagian depan motor diakui Marquez memberikan dampak positif pada tingkat kepercayaan dirinya saat melintasi tikungan.

ÔÇ£Saya mulai merasa sedikit lebih percaya diri dengan bagian depan motor, terutama di tikungan kiri, yang biasanya merupakan salah satu titik kuat saya, dan saya kesulitan di sana selama balapan-balapan awal ini,ÔÇØ kata Marc Marquez dilansir dari Crash.net.

Peningkatan tersebut dirasakan Marquez merata pada kedua sisi arah tikungan tanpa mengorbankan keunggulan utama motor Ducati GP26 miliknya.

ÔÇ£And di tikungan kanan juga, kami sedikit meningkat. Jadi pada dasarnya, kami tidak kehilangan kekuatan utama kami, dan kami sedikit meningkat di titik-titik lemah kami,ÔÇØ imbuh Marquez.

Manajer tim Ducati Davide Tardozzi mengonfirmasi bahwa pengembangan area aerodinamis menjadi prioritas utama bagi pabrikan asal Italia tersebut. Penelititan intensif dilakukan untuk mengoptimalkan potensi motor seri terbaru yang dikendarai oleh kedua pebalap utama mereka.

ÔÇ£Kami banyak meneliti area aerodinamis karena tampaknya itu adalah salah satu kemungkinan yang kami miliki untuk meningkatkan motor dan jujur saja, kami menemukan sesuatu,ÔÇØ kata Tardozzi.

Tardozzi menjelaskan adanya perbedaan kebutuhan teknis antara Marquez dan Francesco Bagnaia dalam pengembangan motor. Sementara Marquez mengejar kecepatan di tikungan tinggi, Bagnaia lebih menitikberatkan pada aspek pengereman dan stabilitas saat masuk tikungan.

ÔÇ£Marc senang dengan konfigurasi baru ini. Sementara di sisi lain, Pecco masih memiliki beberapa tanda tanya. Masing-masing dari mereka ingin meningkatkan hal yang berbeda,ÔÇØ ujar Tardozzi.

Pihak manajemen tim masih terus berupaya mencari titik temu solusi teknis agar performa motor dapat memuaskan kedua pebalap tersebut pada seri mendatang.

ÔÇ£Pecco ingin meningkatkan area pengereman dan saat memasuki tikungan, sementara Marc lebih fokus pada kecepatan menikung yang tinggi. Jadi kami mencoba mencari solusi untuk keduanya. Sekali lagi, untuk Marc, mungkin ya. Untuk Pecco, kita lihat saja nanti,ÔÇØ imbuh Tardozzi.

Artikel terkait

Rekomendasi