Marc Marquez Bebas Sanksi Usai Potong Jalur di MotoGP Spanyol 2026

Marc Marquez Bebas Sanksi Usai Potong Jalur di MotoGP Spanyol 2026
Foto: Ilustrasi Marc Marquez Bebas Sanksi Usai Potong Jalur di MotoGP Spanyol 2026.

Pebalap Ducati Marc Marquez memenangi Sprint Race MotoGP Spanyol 2026 tanpa dijatuhi sanksi oleh Race Direction meski sempat memotong jalur melewati area rumput untuk masuk ke pitlane setelah mengalami kecelakaan di tikungan 13. Insiden tersebut terjadi saat hujan mengguyur lintasan dan menyebabkan sejumlah pebalap lain turut terjatuh.

Kemenangan Marquez tersebut sempat dipertanyakan karena ia mengambil jalur pintas menuju garasi guna mengganti motor. Dilansir dari Detik Oto, aksi tersebut dianggap sah karena sang pebalap tetap mematuhi batas-batas regulasi yang berlaku saat memasuki area pergantian motor.

Pihak MotoGP memberikan klarifikasi resmi mengenai alasan tidak adanya dasar hukum bagi Race Direction untuk memberikan penalti kepada juara dunia delapan kali tersebut. Keputusan ini merujuk pada definisi teknis mengenai titik masuk jalur pit yang telah ditentukan dalam regulasi balap.

"Marquez masuk ke jalur pit sesuai dengan definisi yang dipublikasikan mengenai melintasi Pit (Pit Lane Entry Timing Point), yaitu pintu masuk ke jalur pit di mana rambu 60 km/jam ditampilkan. Tidak ada aturan spesifik yang menyatakan bahwa pebalap harus memasuki jalur pit dari titik tertentu," tulis laman MotoGP.

Penyelenggara menekankan bahwa tindakan Marquez tidak melanggar arahan petugas marshal di lapangan. Selain itu, manuver tersebut dianggap tidak membahayakan peserta balap lainnya karena Marquez menunggu kondisi lintasan aman sebelum menyeberang.

Kondisi motor Ducati yang ditunggangi Marquez juga menjadi faktor penentu karena mesin tetap dalam keadaan menyala saat ia kembali ke area pit. Marquez mengaku beruntung karena titik jatuhnya berada di lokasi yang strategis untuk melakukan penggantian kendaraan dengan cepat.

"Yeah, kita bisa mengatakan pada hari ini bahwa aku jatuh dengan cara terbaik, di waktu yang tepat, di tikungan yang tepat," kata Marquez dikutip dari Crash.

Ia mengakui bahwa tetap memaksakan memacu motor di lintasan yang mulai basah merupakan sebuah kesalahan strategi. Namun, kecelakaan di tikungan terakhir memberinya kesempatan untuk segera masuk ke garasi dan mengambil motor cadangan.

"Namun, Anda toh tidak pernah menginginkan untuk jatuh, karena, khususnya kurasa itu adalah sebuah kesalahan untuk tetap berada di lintasan pada putaran itu. Akan tetapi ketika itu memang sulit, dan aku tidak mengambil keputusan yang tepat, tapi untungnya aku crash di tikungan terakhir," ujar Marquez.

Setelah berhasil mengganti motor, Marquez kembali ke lintasan dan menempati posisi ketiga sebelum akhirnya merangsek ke depan. Posisi tersebut didapat setelah ia melewati Francesco Bagnaia dan memanfaatkan insiden yang menimpa Brad Binder di putaran-putaran akhir.

"Saat aku jatuh, aku hanya menunggu di area run-off dan saat para pebalap sudah lewat, aku masuk ke garasi untuk ganti motor karena motor yang jatuh tadi juga sedikit rusak. Dan dari situ, aku memulai lagi balapan dan aku berada di P3," sambung dia.

Marquez juga merefleksikan pengalamannya di masa lalu saat menghadapi situasi serupa pada seri Aragon 2014. Menurutnya, kegigihan pebalap untuk tetap menggunakan ban slick di kondisi hujan sering kali dipicu oleh sisa putaran yang tinggal sedikit.

"Aku menyalip Pecco, (Brad) Binder jatuh, dan seseorang pada hari ini bilang, 'Oke, inilah hasil akhirnya. Semua pebalap melakukan kesalahan yang sama, karena Anda kompetitif dan bahkan di masa lalu aku pun melakukan kesalahan serupa di Aragon 2014," papar Marquez.

Ia menegaskan bahwa balapan dengan ban slick di lintasan yang sudah benar-benar basah adalah hal yang mustahil dilakukan. Beruntung bagi Marquez, kecelakaan tersebut terjadi di dekat area pit sehingga ia masih bisa melanjutkan balapan hingga meraih podium utama.

"Anda kompetitif, dan Anda melihat bahwa setiap sisa tiga, empat putaran, dan Anda bilang 'Oke, aku enggak masuk pit karena ini tinggal tiga putaran. Namun, tadi hujan sangat deras dan sudah benar-benar basah. Jadi balapan dengan ban slick tidak memungkinkan. Seandainya tadi jatuh di tikungan 1, 2, maka balapannya tamat," tutup Marc Marquez.

Artikel terkait

Rekomendasi