Marco Bezzecchi Kuasai Klasemen MotoGP 2026 Jelang Balapan GP Spanyol

Marco Bezzecchi Kuasai Klasemen MotoGP 2026 Jelang Balapan GP Spanyol
Foto: Ilustrasi Marco Bezzecchi Kuasai Klasemen MotoGP 2026 Jelang Balapan GP Spanyol.

Pebalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, saat ini kokoh memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 setelah selalu naik podium pertama dalam tiga seri balapan utama pembuka musim. Menjelang seri keempat di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada Minggu, 26 April 2026, Bezzecchi berkelakar mengenai taktik dinding pembatas untuk menjaga rahasia dari rekan setimnya.

Dilansir dari Kompas, pebalap asal Italia ini mendominasi lintasan dengan catatan belum pernah tersalip dalam balapan hari Minggu sejak GP Portugal musim lalu. Total 121 putaran telah dipimpin oleh Bezzecchi, sebuah statistik yang menunjukkan keunggulannya di atas lintasan balap sejauh ini.

Marco Bezzecchi mengomentari pencapaian luar biasa tersebut setelah menyadari catatan statistik yang ramai dibicarakan oleh publik baru-baru ini.

"Luar biasa, ya? Saya baru menyadarinya saat semua orang menulis tentang itu, lalu mulai memikirkannya. Ini hal besar, kepuasan yang luar biasa," ujar Bezzecchi, pebalap Aprilia Racing.

Meskipun merasa puas dengan rekor saat ini, Bezzecchi tetap mematok target tinggi untuk menambah durasi kepemimpinannya di posisi terdepan pada seri-seri mendatang.

"Bukan untuk sekarang, Kami berharap bisa memimpin setidaknya 20 atau 30 putaran lagi," kata Bezzecchi, pebalap Aprilia Racing.

Ambisi tersebut ia sadari tidak akan mudah untuk dicapai mengingat persaingan yang semakin ketat di grid MotoGP.

"Akan sulit. Tapi Saya akan mencoba," imbuh Bezzecchi, pebalap Aprilia Racing.

Terkait persaingannya dengan Jorge Martin yang mulai menunjukkan performa kuat, Bezzecchi melemparkan gurauan untuk meniru strategi mentornya, Valentino Rossi, saat menghadapi Jorge Lorenzo di masa lalu. Ia menyinggung kemungkinan memasang dinding pembatas di dalam garasi tim Aprilia demi menutupi rahasia teknis dari Martin.

"Jadi, sekarang saya akan memasang dinding di dalam garasi tim Aprilia," kata Bezzecchi, pebalap Aprilia Racing.

Bezzecchi segera mengklarifikasi bahwa pernyataannya tersebut hanyalah sebuah lelucon, meskipun ia mengakui performa impresif rekan setimnya yang sempat menjuarai Sprint Race di COTA itu.

"Tidak, tentu saja saya bercanda. Di satu sisi, saya senang, itu berarti saya melakukan pekerjaan yang cukup baik," ujar Bezzecchi, pebalap Aprilia Racing.

Namun, di sisi lain, ia melihat keberhasilan rekannya tersebut sebagai tantangan yang bisa memicu dirinya untuk terus meningkatkan level kompetisi.

"Tapi karena dia juga sangat bagus, mungkin saya akan menirunya juga," imbuh Bezzecchi, pebalap Aprilia Racing.

Berdasarkan data sejarah yang dilansir Kompas, Sirkuit Jerez dikenal sebagai lokasi yang menguntungkan bagi para pebalap asal Italia. Francesco Bagnaia mencatat tiga kemenangan beruntun di sana, sementara Valentino Rossi memegang rekor sembilan kemenangan di semua kelas, meskipun pemegang kemenangan terbanyak secara keseluruhan masih dipegang oleh Angel Nieto dengan 11 kemenangan.

Artikel terkait

Rekomendasi