Pebalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi mengantisipasi persaingan sengit pada MotoGP Spanyol 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Jerez mulai Jumat (24/6/2026). Bezzecchi kini hanya memimpin klasemen dengan keunggulan tipis empat poin dari rekan setimnya, Jorge Martin.
Dominasi Bezzecchi pada awal musim 2026 ditandai dengan tiga kemenangan berturut-turut di Thailand, Brasil, dan Amerika Serikat. Dilansir dari Kompas, pebalap didikan Valentino Rossi tersebut juga mengantongi rekor memimpin balapan selama 121 putaran yang berpotensi ia perpanjang di Jerez.
Jeda balapan selama tiga pekan terjadi akibat penundaan seri Qatar menyusul konflik Iran-Amerika Serikat. Kembalinya kompetisi ke Eropa dianggap sebagai momentum baru bagi seluruh tim setelah mendapatkan waktu istirahat yang cukup panjang.
ÔÇ£Saya merasa baik. Saya senang bisa kembali ke Eropa, terutama di Jerez, yang merupakan tempat luar biasa, trek luar biasa," ujar Marco Bezzecchi, pebalap Aprilia Racing.
Pebalap asal Italia tersebut menyatakan antusiasmenya untuk segera menunggangi motor RS-GP miliknya di lintasan. Harapan tinggi juga disematkan kepada departemen balap Aprilia di Noale untuk memberikan performa maksimal pada seri ini.
ÔÇ£Jadi, secara keseluruhan saya sangat, sangat senang. Saya tidak sabar untuk mengendarai motornya; itu bahkan lebih baik. Yah, kita semua berharap begitu dari pit dan pabrik di Noale (markas Aprilia)," kata Marco Bezzecchi, pebalap Aprilia Racing.
Waktu jeda yang tersedia telah dimanfaatkan oleh pabrikan dan para pebalap untuk melakukan evaluasi teknis. Bezzecchi memprediksi akhir pekan di Spanyol akan menjadi tantangan berat bagi semua pihak yang terlibat.
ÔÇ£Tapi, ini seperti awal baru. Kami mendapat istirahat cukup. Semua orang punya waktu untuk mengerjakan setiap aspek, baik pembalap maupun pabrikan," ucap Marco Bezzecchi, pebalap Aprilia Racing.
Persiapan matang menjadi kunci utama untuk memulai rangkaian sesi di Jerez dengan hasil optimal. Bezzecchi menekankan pentingnya memulai akhir pekan dengan performa terbaik demi mempertahankan posisi di puncak klasemen.
ÔÇ£Jadi, ini akan menjadi akhir pekan berat. Kami akan berusaha sebaik mungkin untuk memulai dengan cara terbaik," tutur Marco Bezzecchi, pebalap Aprilia Racing.
Selain ancaman dari Jorge Martin, Bezzecchi turut memperhatikan pergerakan para pebalap Ducati. Nama-nama seperti Marc Marquez, Alex Marquez, Fabio Di Giannantonio, dan Francesco Bagnaia masuk dalam daftar pesaing yang ia waspadai karena jarak antarpebalap diprediksi akan sangat rapat.
ÔÇ£Jadi, ini akan sulit, ini akan menjadi akhir pekan yang berat. Mudah-mudahan, Kami bisa menjalani balapan yang bagus bersama dengan motor saya, tapi kita lihat saja nanti," ujar Marco Bezzecchi, pebalap Aprilia Racing.
Terkait perbandingan kekuatan antar pabrikan, Bezzecchi memilih untuk tidak memberikan penilaian mendalam terhadap motor selain Aprilia. Ia menegaskan kepuasannya bekerja bersama tim mekanik di garasinya untuk memaksimalkan potensi kendaraan saat ini.
ÔÇ£Sulit bagi saya untuk membandingkannya dengan motor lain. Saya hanya mengendarai Aprilia, jadi saya tidak tahu," kata Marco Bezzecchi, pebalap Aprilia Racing.
Fokus utama Bezzecchi saat ini adalah menjaga ritme positif yang telah diraih dalam tiga seri pembuka musim 2026. Ia mengakui kenyamanan yang dirasakannya bersama RS-GP merupakan modal utama dalam menghadapi ketatnya persaingan di lintasan Jerez.
ÔÇ£Yang pasti, bagi saya, bagi tim saya, bagi bagian garasi saya, semuanya sangat bagus dan saya merasa luar biasa dengan motor-motor ini, tetapi itu pertanyaan yang saya tidak tahu bagaimana menjawabnya," pungkas Marco Bezzecchi, pebalap Aprilia Racing.