Marc Marquez Sebut Target Juara Dunia MotoGP 2026 Tidak Realistis

Marc Marquez Sebut Target Juara Dunia MotoGP 2026 Tidak Realistis
Foto: Ilustrasi Marc Marquez Sebut Target Juara Dunia MotoGP 2026 Tidak Realistis.

Pebalap Ducati Marc Marquez menyatakan bahwa persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 saat ini bukan hal yang realistis bagi dirinya. Pernyataan tersebut muncul setelah ia gagal membawa pulang poin pada balapan utama di Sirkuit Jerez, Spanyol.

Dilansir dari Detik Sport, Marquez mengalami kecelakaan pada putaran kedua saat berada di posisi kedua, tepat di belakang saudaranya, Alex Marquez. Kegagalan finis ini memperpanjang masa puasa kemenangan pebalap berusia 33 tahun tersebut sejak terakhir kali naik podium tertinggi di San Marino pada September tahun lalu.

Berdasarkan data klasemen sementara, Marquez kini tertahan di peringkat kelima dengan koleksi 57 poin. Mantan pebalap Honda itu tertinggal 49 poin dari Marco Bezzecchi yang memimpin puncak klasemen bersama tim Aprilia.

"Kejuaraan masih sangat panjang, tapi ini tidak mudah," ujar Marc Marquez, Juara Dunia MotoGP tujuh kali.

Pebalap asal Spanyol tersebut mengakui adanya kendala teknis dan performa yang menghambat timnya untuk bersaing di papan atas setiap pekan balap. Ia menegaskan bahwa timnya sedang bekerja keras untuk menemukan kembali ritme kemenangan yang hilang.

"Sampai hari ini, kami tidak punya level atau kuasa untuk membicarkan tentang titel juara," kata Marc Marquez.

Kondisi di lintasan menunjukkan bahwa performa motor tidak stabil saat menghadapi tekanan balapan utama di hari Minggu. Marquez mencatat bahwa kehilangan poin secara terus-menerus menjadi indikator utama adanya masalah pada paket motor yang digunakannya saat ini.

"Setiap akhir pekan, kami kehilangan banyak poin, setiap Hari Minggu kami menderita, dan ketika ini terjadi, maka ini berarti ada sesuatu yang kurang. Kami sedang bekerja untuk berusaha menemukan sesuatu itu lagi, tapi dengan level yang kami punya sekarang, kami tidak bisa bersaing untuk titel juara," ucap Marc Marquez.

Sirkuit Jerez sendiri seolah menjadi tantangan berat bagi Marquez sejak kemenangan terakhirnya di sana pada tahun 2019. Meskipun ia menyukai karakteristik lintasan tersebut, hasil balapan di hari Minggu sering kali tidak berpihak kepadanya.

"Aku enggak tahu. Ini adalah sirkuit yang kusukai, sebuah sirkuit di mana aku bersenang-senang. Namun, sepertinya di hari Minggu aku selalu mendapatkan kesialan atau membuat kesalahan," kata Marc Marquez.

Artikel terkait

Rekomendasi