Ajang MotoGP 2026 akan segera memasuki seri MotoGP Spanyol yang dijadwalkan berlangsung akhir pekan ini di Sirkuit Jerez. Seri ini dipandang sebagai titik balik krusial dalam persaingan perebutan gelar juara dunia musim ini.
Dilansir dari Detik Sport, dominasi tim Aprilia terlihat jelas dalam tiga balapan pembuka yang telah berlangsung. Marco Bezzecchi berhasil menyapu bersih podium utama pada balapan utama di MotoGP Thailand, Brasil, hingga Amerika Serikat.
Kondisi berbeda dialami Marc Marquez yang masih berjuang menemukan performa terbaiknya bersama Ducati. Sejauh ini, pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut baru mengoleksi satu kemenangan di sesi sprint race.
Posisi Marquez di klasemen sementara pun tertahan di urutan kelima dengan total 45 poin. Ia tertinggal 36 angka dari Bezzecchi yang saat ini masih kokoh memimpin puncak klasemen.
Giacomo Agostini, legenda balap motor dengan koleksi 15 gelar juara dunia, memberikan analisisnya terkait situasi tersebut. Ia menilai bahwa kendala performa Marquez di awal musim ini tidak lepas dari insiden yang terjadi di masa lalu.
"Sayangnya, di akhir tahun lalu, dia ditabrak oleh pebalap lain," ujar Agostini kepada Marca.
Menurut Agostini, kejadian tersebut berdampak pada proses adaptasi dan kesiapan sang pembalap Spanyol. Hal ini membuat Marquez memulai kompetisi dengan kondisi yang kurang ideal dibandingkan rival-rivalnya.
"Oleh karena itu, dia memulai musim ini dengan persiapan yang kurang matang dibandingkan pebalap lainnya. Itulah mengapa saya pikir kejuaraan dunia yang sebenarnya baru akan dimulai hari Minggu nanti di Jerez," tambahnya.
Sirkuit Jerez memiliki catatan sejarah yang cukup manis bagi perjalanan karier Marc Marquez. Pembalap bernomor motor 93 ini tercatat pernah meraih kemenangan di GP Spanyol pada edisi 2014, 2018, dan 2019.
Balapan akhir pekan ini akan menjadi panggung pembuktian bagi Marquez untuk bangkit. Ia diharapkan mampu mengoptimalkan pengalaman di Jerez guna memangkas defisit poin dari para pesaing di papan atas klasemen.