Liverpool dipaksa menyerah saat bertandang ke markas Manchester United di Old Trafford. Tim asuhan Arne Slot tersebut menelan kekalahan tipis 2-3 yang berdampak signifikan pada persaingan posisi empat besar.
Seperti dilansir dari Bola, hasil negatif ini menghambat momentum The Reds untuk segera mengunci tiket Liga Champions musim depan. Saat ini, Liverpool menyisakan tiga pertandingan terakhir dan membutuhkan setidaknya empat poin tambahan.
Pertandingan diawali dengan performa buruk dari tim tamu yang tertinggal dua gol dalam 14 menit pertama. Gol cepat dari Matheus Cunha dan Benjamin Sesko membuat pertahanan Liverpool terlihat sangat rapuh di awal laga.
Dominik Szoboszlai sempat menghidupkan harapan melalui golnya pada menit ke-47 di awal babak kedua. Momentum tersebut berlanjut ketika Cody Gakpo mencetak gol penyama kedudukan yang mengubah alur permainan menjadi lebih sengit.
Namun, kemenangan Manchester United akhirnya dipastikan melalui aksi Kobbie Mainoo. Gol tersebut bermula dari kesalahan umpan Alexis Mac Allister yang dimanfaatkan dengan sangat baik oleh anak asuh Michael Carrick.
Dalam laga ini, Dominik Szoboszlai tampil sebagai pemain paling menonjol dengan kreativitas tinggi di lini tengah. Kontribusinya yang konsisten membuatnya mendapatkan penilaian performa sebesar (9/10).
Cody Gakpo yang berperan sebagai ujung tombak juga memberikan dampak positif dengan catatan nilai (7/10). Namun, kegemilangan mereka tidak diikuti oleh performa barisan pertahanan yang justru menjadi titik lemah.
Andy Robertson menjadi salah satu pemain yang mendapat sorotan negatif karena sering membiarkan sisi kiri pertahanan terbuka. Penampilannya yang dinilai di bawah standar membuatnya hanya mendapatkan rating sebesar (3/10).
Kesalahan fatal juga dilakukan oleh Alexis Mac Allister yang diberi nilai (4/10) akibat blundernya yang memicu gol kemenangan lawan. Kekalahan ini menjadi alarm bagi Arne Slot mengenai masalah konsistensi timnya di penghujung musim.
Manajemen skuad dan disiplin taktis kini menjadi faktor krusial bagi Liverpool untuk mengamankan posisi empat besar. Kegagalan di tiga laga sisa dapat berisiko pada hilangnya prestise dan pendapatan dari kompetisi elite Eropa.