Manchester United Tumbangkan Chelsea di Stamford Bridge

Manchester United Tumbangkan Chelsea di Stamford Bridge
Foto: Ilustrasi Manchester United Tumbangkan Chelsea di Stamford Bridge.

Chelsea dipaksa menyerah 0-1 saat menjamu Manchester United dalam lanjutan pekan ke-33 Liga Inggris di Stadion Stamford Bridge pada Minggu (19/4/2026) dini hari WIB. Hasil negatif ini membuat tim tuan rumah mencatatkan rekor buruk dengan empat kekalahan kandang secara berturut-turut untuk pertama kalinya sejak tahun 1998.

Gol tunggal kemenangan tim tamu dilesakkan oleh Matheus Cunha pada menit ke-43. Dilansir dari Bola, kekalahan ini membuat ambisi The Blues untuk menembus zona Liga Champions semakin terhambat karena kini mereka tertinggal empat poin dari Liverpool yang berada di posisi kelima klasemen sementara.

Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, menyatakan rasa kecewanya terhadap efektivitas serangan anak asuhnya di lapangan. Meski mendominasi permainan dan melepaskan 21 tembakan, hanya satu upaya yang tepat sasaran, berbanding terbalik dengan efisiensi lawan yang mencetak gol dari empat total tembakan.

"Ini sangat sulit. Hari ini mereka hanya memiliki satu tembakan tepat sasaran sementara kami melakukan lebih banyak," ujar Rosenior.

Juru taktik yang juga mantan pelatih Strasbourg tersebut menilai timnya sudah berupaya maksimal untuk memberikan tekanan sepanjang pertandingan. Namun, ketidakberuntungan menyelimuti skuat asuhannya karena beberapa peluang emas gagal berbuah hasil maksimal.

"Kami melakukan serangan bertubi-tubi dan mengenai tiang gawang saya rasa empat kali. Saya tidak ingin tim saya merasa bahwa keadaan tidak menguntungkan kami. Kami harus terus berjuang," imbuh Rosenior.

Selain masalah penyelesaian akhir, Rosenior menyoroti kelemahan koordinasi di lini belakang yang berujung pada gol Cunha. Ia menilai para pemain bertahan Chelsea kehilangan fokus dan membiarkan penyerang lawan berdiri bebas saat mengantisipasi umpan silang.

"Kami harus bertahan lebih baik di momen itu. Kami tidak melakukannya dan kami dihukum. Saat ini, setiap kesalahan kecil yang kami buat dan bola berakhir di gawang kami dan itu harus berubah," ujar Rosenior.

Kegagalan mengantisipasi pergerakan lawan di area penalti menjadi titik balik yang merugikan posisi tim dalam perebutan poin krusial musim ini. Rosenior menegaskan bahwa timnya harus segera memperbaiki detail-detail kecil demi meraih hasil yang diinginkan di sisa kompetisi.

"Ini tentang hasil dan kami belum mendapatkan hasil yang seharusnya kami dapatkan hari ini. Hal-hal kecil akan menumpuk, tetapi kami harus terus bekerja keras," imbuhnya.

Kondisi Chelsea di papan klasemen terancam semakin tertinggal jauh jika Liverpool berhasil memenangi laga derbi Merseyside melawan Everton pekan ini. Tim asuhan Rosenior kini wajib menyapu bersih laga tersisa sembari berharap pesaing mereka terpeleset untuk menjaga asa lolos ke kompetisi Eropa.

Artikel terkait

Rekomendasi