Manajemen Manchester United dipastikan tidak akan menjual gelandang andalan mereka, Bruno Fernandes, pada bursa transfer musim panas 2026 mendatang.
Pemain asal Portugal tersebut kini mendapatkan jaminan untuk tetap bertahan di Old Trafford, meskipun sebelumnya sempat santer dikabarkan akan dilego pada musim panas 2025 lalu.
Dilansir dari Bola, Manchester United sebelumnya sempat dikaitkan dengan rumor kepindahan sang kapten ke klub Arab Saudi, Al Nassr, dengan nilai transfer mencapai 80 juta poundsterling atau setara Rp1,8 triliun.
Namun, mengutip laporan dari Goal, Setan Merah kini justru mengambil langkah proaktif untuk memagari pemain berusia 31 tahun tersebut agar tetap mengenakan seragam United lebih lama.
Langkah manajemen untuk memprioritaskan keberadaan Bruno Fernandes di dalam skuad mendapat respons positif, salah satunya dari penjaga gawang Senne Lammens.
Kiper utama Manchester United yang baru bergabung pada musim panas 2025 itu menilai kehadiran Fernandes sangat krusial dalam menjaga standar tinggi di internal tim.
"Dia tidak selalu vokal dan akan didengar ketika dibutuhkan, terutama sebelum pertandingan besar," kata Lammens.
Lammens menambahkan bahwa Bruno Fernandes merupakan sosok yang sangat kompetitif, baik terhadap rekan setim maupun kepada dirinya sendiri, terutama saat tim sedang mengalami masa sulit.
"Ketika kami mungkin mengalami lebih banyak kesulitan, dia juga seseorang yang sangat, sangat keras pada dirinya sendiri dan pada semua orang lain," tutur Lammens.
Menurut sang penjaga gawang, sikap frustrasi yang kadang ditunjukkan Fernandes di lapangan merupakan cerminan dari ambisi besarnya untuk meraih gelar bergengsi.
"Menurut saya, begitulah seharusnya di level ini, karena dia ingin memenangkan Liga Champions dan Liga Premier," ujar Lammens.
Perubahan Sikap Manajemen Klub
Keputusan mempertahankan Bruno Fernandes saat ini berbanding terbalik dengan situasi manajemen Manchester United pada jendela transfer musim panas 2025.
Pada periode tersebut, klub sempat berniat melepas Fernandes ke Al Nassr sebelum akhirnya rencana itu dibatalkan atas permintaan mantan pelatih, Ruben Amorim.
Amorim kala itu menegaskan keinginannya untuk tetap menyertakan Fernandes dalam rencana tim, meski sang pemain sering kali harus bermain di luar posisi aslinya.
Kini, manajemen klub mulai menjalin komunikasi intensif untuk meredam kekecewaan Fernandes yang sempat merasa hanya dimanfaatkan demi keuntungan finansial klub.
Ketidaksenangan tersebut sebelumnya pernah diungkapkan oleh Fernandes dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi Portugal, Canal 11, pada Desember 2025.
Guna memulihkan hubungan, manajemen telah menegaskan bahwa Bruno Fernandes tetap menjadi bagian inti dari proyek masa depan klub untuk meraih kesuksesan.
Faktor performa di lapangan juga menjadi dasar kuat kebijakan ini, di mana Fernandes tercatat mengemas 8 gol dan 18 assist dari 30 laga Liga Inggris musim 2025-2026.
Berkat kontribusi signifikan tersebut, nama mantan pemain Sporting CP ini kembali masuk dalam daftar kandidat pemain terbaik di kompetisi kasta tertinggi Inggris tersebut.