Manchester United Tundukkan Liverpool Dua Kali Sepanjang Musim 2025-2026

Manchester United Tundukkan Liverpool Dua Kali Sepanjang Musim 2025-2026
Foto: Ilustrasi Manchester United Tundukkan Liverpool Dua Kali Sepanjang Musim 2025-2026.

Manchester United berhasil mencatatkan kemenangan ganda atas rival abadi mereka, Liverpool, pada kompetisi Liga Inggris musim ini setelah memetik hasil positif 3-2 di Stadion Old Trafford, Minggu (3/5) malam WIB. Hasil tersebut melengkapi kemenangan 2-1 yang sebelumnya diraih Setan Merah saat bertandang ke markas Liverpool di Anfield.

Keberhasilan mengamankan enam poin dari dua pertemuan tersebut didapatkan di bawah arahan dua manajer yang berbeda, sebagaimana dilansir dari Detik Sport. Kemenangan di markas lawan diraih bersama pelatih Ruben Amorim, sementara hasil maksimal di kandang dipimpin oleh Michael Carrick.

Momen ini memicu perdebatan sengit antara dua pengamat sepak bola Sky Sports yang juga merupakan legenda masing-masing klub, Gary Neville dan Jamie Carragher. Neville mempertanyakan sikap Carragher yang belum memberikan apresiasi atas performa Manchester United sejauh ini.

"Kami mengalahkan mereka dua kali musim ini, kita akan finis di atas mereka. Terus dia masih bilang Liverpool lebih baik. Apa lagi yang harus Man United lakukan?" papar Neville.

Mantan kapten Manchester United tersebut terus mendesak rekannya untuk memberikan pengakuan terhadap pencapaian mantan klubnya. Ia menilai dominasi timnya dalam pertemuan langsung musim ini seharusnya cukup untuk membuktikan keunggulan mereka.

"Terus mana ucapan selamatnya? Mana kerendahan hatinya?" balas Neville lagi.

Menanggapi hal tersebut, Jamie Carragher menyoroti jadwal kompetisi yang lebih longgar bagi Manchester United. Ia menilai kondisi fisik pemain lawan lebih terjaga karena tidak berpartisipasi dalam banyak turnamen musim ini.

"Jangan gila dong, kamu nggak main di kompetisi antarklub Eropa. Kamu nggak main di kompetisi domestik lainnya. Kamu main seminggu sekali," balas Carragher.

Legenda Liverpool itu juga melontarkan keraguan mengenai prospek jangka panjang Manchester United untuk bersaing memperebutkan gelar juara. Carragher merujuk pada ketidakpastian posisi manajer tetap di kubu Old Trafford saat ini.

"Apa kamu pikir Man United bisa raih trofi Liga Inggris dalam satu-dua tahun ke depan. Kamu saja belum punya manajer," ketus Carragher.

Pernyataan Carragher tersebut kemudian ditanggapi oleh Roy Keane yang turut hadir dalam sesi analisis tersebut. Keane mencoba mengalihkan pembicaraan pada performa individu pemain kunci mereka.

"Bagaimana dengan Bruno Fernandes? Apa kamu takut sama Bruno?," timpal Roy Keane, legenda MU lainnya yang berada dalam ruangan yang sama.

Namun, Carragher segera menepis argumen tersebut dengan menyoroti faktor usia sang gelandang serang. Ia mengisyaratkan bahwa masa keemasan pemain andalan United itu mulai mendekati akhir.

"Ayolah, pemain terbaik kalian itu akan berusia 33 tahun lho," balas Carragher.

Diskusi yang berlangsung santai tersebut diwarnai suasana penuh tawa meskipun persaingan kedua klub tetap terasa panas. Sementara Gary Neville merayakan hasil kemenangan, Jamie Carragher harus menerima fakta bahwa Liverpool tidak mampu mempertahankan dominasi mereka seperti pada musim sebelumnya.

Artikel terkait

Rekomendasi