Manchester City berhasil mengambil alih posisi puncak klasemen sementara Premier League dari tangan Arsenal setelah menaklukkan Burnley pada Kamis (23/4/2026) dini hari WIB. Kemenangan tipis satu gol tanpa balas tersebut diraih skuad asuhan Pep Guardiola saat bertandang ke markas Burnley di Stadion Turf Moor.
Hasil positif ini membawa The Citizens mengoleksi 70 poin dengan selisih gol sebanyak 37, angka yang identik dengan catatan milik Arsenal. Berdasarkan laporan dilansir dari Detik Sport, keunggulan produktivitas gol sebanyak 66 angka membuat Erling Haaland dan rekan-rekannya berhak menduduki posisi teratas liga.
Pencapaian ini menandai kembalinya Manchester City ke urutan pertama klasemen untuk pertama kalinya sejak pekan perdana pada Agustus 2025 lalu. Data statistik dari Opta menunjukkan rekam jejak impresif City yang tidak pernah gagal menjadi juara apabila berhasil memimpin klasemen saat kompetisi menyisakan lima pertandingan atau kurang.
Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menekankan pentingnya fokus penuh bagi skuadnya dalam menghadapi sisa kompetisi musim ini. Ia menganggap setiap laga yang tersisa memiliki bobot yang sama pentingnya dengan sebuah pertandingan final bagi timnya.
"Lima pertandingan. Premier League untuk lima pertandingan. Inilah kenyataannya," ujar Guardiola, manajer Manchester City.
Guardiola juga menyoroti kondisi fisik para pemainnya yang mulai terkuras akibat jadwal padat, terutama menjelang laga semifinal yang krusial pada akhir pekan mendatang. Ia mengisyaratkan kemungkinan adanya rotasi pemain demi menjaga stabilitas performa tim di tengah ancaman kelelahan fisik.
"Sekarang kami ditunggu semifinal yang berat di hari Sabtu. Kesempatan besar untuk memainkan empat final beruntun. Kami akan lihat seberapa lelah kami. Mungkin kami harus melakukan beberapa perubahan karena kalau tidak, para pemain sudah banyak bertanding. Pada akhirnya, kami sedikit lelah. Tapi kami siap," katanya Guardiola, manajer Manchester City.