Manchester City berhasil merebut posisi puncak klasemen sementara Liga Inggris 2025-2026 setelah menumbangkan Burnley dengan skor tipis 1-0 di Turf Moor pada Kamis (23/4/2026) dini hari WIB. Dilansir dari Bola, gol penentu kemenangan tim tamu dihasilkan melalui aksi Erling Haaland.
Tambahan tiga poin ini membuat skuad asuhan Pep Guardiola mengumpulkan total 70 poin dari 33 pertandingan, jumlah yang sama dengan perolehan Arsenal. Meskipun poin keduanya identik, Manchester City berhak menduduki peringkat pertama karena memiliki keunggulan produktivitas gol dengan catatan 66 gol berbanding 63 gol milik Arsenal.
Persaingan perebutan gelar juara kini memasuki fase krusial dengan menyisakan lima laga sisa bagi setiap tim. Manajer Manchester City, Pep Guardiola, memberikan penegasan bahwa konsistensi mutlak diperlukan agar timnya tetap berada di jalur juara hingga akhir kompetisi.
"Sekarang kami masih punya Piala FA, dan setelah itu ada lima pertandingan lagi," ucap Guardiola, Pelatih Manchester City.
Pelatih asal Spanyol tersebut menilai timnya harus menyapu bersih sisa laga dengan kemenangan untuk mengamankan trofi. Ia juga menyoroti kondisi fisik para pemainnya yang baru saja melewati jadwal padat pasca-pertandingan melawan pesaing terdekat mereka.
"Satu-satunya peluang untuk meraih gelar adalah dengan memenangkan semua pertandingan," kata Guardiola, Pelatih Manchester City.
Guardiola mengakui tantangan berat yang dihadapi anak asuhnya dalam menjaga performa di tengah jadwal kompetisi domestik yang menuntut adaptasi cepat. Kelelahan fisik menjadi faktor yang tidak bisa dihindari oleh timnya saat ini.
"Pertandingan hari Minggu [melawan Arsenal] benar-benar melelahkan," tutur Guardiola, Pelatih Manchester City.
Meskipun waktu istirahat yang dimiliki sangat terbatas, Guardiola tetap menaruh kepercayaan pada mentalitas tim yang sudah teruji dalam menghadapi situasi serupa di musim-musim sebelumnya.
"Memang tidak mudah setelah jeda tiga hari, tapi di Premier League, kami harus bisa beradaptasi," ujar Guardiola, Pelatih Manchester City.
Pelatih kawakan tersebut juga menekankan pentingnya fleksibilitas bagi tim-tim besar yang bersaing di level tertinggi sepak bola Inggris.
"Kami sudah terbiasa melakukannya," kata Guardiola, Pelatih Manchester City.
Dalam laga melawan Burnley, ia tetap memberikan apresiasi terhadap gaya permainan yang ditunjukkan anak asuhnya, meski menyayangkan sejumlah peluang yang gagal dikonversi menjadi gol tambahan.
"Kami bermain dengan sangat baik, kami menampilkan permainan yang sangat bagus, tapi sayang sekali peluang-peluang yang kami miliki," pungkas Guardiola, Pelatih Manchester City.
Di sisi lain, Arsenal masih memiliki peluang besar untuk kembali menggeser City pada akhir pekan ini. The Gunners dijadwalkan menjamu Newcastle United di Emirates Stadium pada Sabtu (25/4/2026), di mana kemenangan akan membawa mereka kembali ke puncak karena memiliki satu laga lebih banyak dibanding rivalnya.
Tim asuhan Mikel Arteta mengusung misi besar untuk mengakhiri puasa gelar liga yang telah berlangsung selama dua dekade sejak musim 2003-2004. Upaya tersebut semakin mendesak setelah Arsenal tercatat selalu mengakhiri kompetisi sebagai runner-up dalam tiga musim berturut-turut.
| Lawan Manchester City | Tanggal | Lawan Arsenal | Tanggal |
|---|---|---|---|
| Everton | 5 Mei 2026 | Newcastle | 25 April 2026 |
| Brentford | 9 Mei 2026 | Fulham | 2 Mei 2026 |
| Bournemouth | 17 Mei 2026 | West Ham | 10 Mei 2026 |
| Crystal Palace | 22 Mei 2026 | Burnley | 17 Mei 2026 |
| Aston Villa | 24 Mei 2026 | Crystal Palace | 24 Mei 2026 |
Pada hari yang sama dengan laga Arsenal melawan Newcastle, Manchester City akan mengalihkan fokus sementara ke kompetisi domestik lain untuk menghadapi Southampton di semifinal Piala FA.