Manchester City memetik kemenangan krusial 2-1 saat menjamu Arsenal dalam lanjutan pekan ke-33 Liga Inggris 2025-2026 di Stadion Etihad pada Minggu (19/4/2026). Hasil ini memperketat persaingan gelar juara mengingat tim tuan rumah masih mengantongi tabungan satu pertandingan.
Kemenangan City dipastikan melalui gol penentu dari Erling Haaland pada menit ke-65 babak kedua. Dilansir dari Bola, Arsenal sempat memberikan perlawanan sengit meski akhirnya gagal membawa pulang poin dari markas rival terdekat mereka di klasemen.
Tuan rumah membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-16 berkat aksi individu Rayan Cherki yang gagal dibendung pertahanan tim tamu. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan dua menit setelah Kai Havertz menyamakan kedudukan memanfaatkan kesalahan koordinasi kiper Gianluigi Donnarumma.
Legenda sepak bola Patrick Vieira memberikan pandangannya mengenai performa mantan klubnya yang dinilai gagal mengantisipasi tekanan di babak kedua. Vieira menyoroti perbedaan mentalitas antara kedua tim saat menghadapi laga dengan tensi tinggi seperti ini.
"Sangat kecewa dengan penampilan Arsenal karena mereka memainkan pertandingan sesuai harapan," terang Vieira, dikutip dari Sky Sports.
Vieira menambahkan bahwa kematangan skuad asuhan Pep Guardiola menjadi faktor pembeda dalam menjaga ritme permainan. Pengalaman para pemain senior di kubu Manchester City dianggap lebih unggul dalam mengelola situasi kritis di lapangan.
"Namun perbedaannya terletak pada pengalaman dan pentingnya pertandingan, para pemain City mengelolanya jauh lebih baik, terutama di babak kedua," lanjut Vieira.
Arsenal sebenarnya nyaris berbalik memimpin ketika tendangan keras Eberechi Eze membentur tiang gawang di pertengahan babak pertama. Vieira menilai kegagalan peluang tersebut membuat momentum pertandingan kembali beralih ke tangan Manchester City.
"City memulai babak kedua dengan baik, tetapi dengan Eze yang membentur tiang gawang, mereka mendapatkan momentum, namun gol Haaland membuat perbedaan besar," imbuhnya.
Secara statistik, Manchester City tampil dominan dengan melepaskan 12 tembakan yang 5 di antaranya tepat sasaran. Sementara itu, Arsenal hanya mampu membalas dengan total 8 upaya serangan sepanjang pertandingan dengan tingkat akurasi dua tendangan ke arah gawang.
Kekalahan ini membuat posisi Arsenal di puncak klasemen terancam karena mereka kini mengoleksi 67 poin dari 33 pertandingan. Manchester City yang berada di peringkat kedua berpeluang melakukan kudeta lantaran baru memainkan 32 laga sejauh musim ini berjalan.