Perebutan takhta Liga Inggris 2025/2026 mengalami pergeseran besar setelah Manchester City menaklukkan Arsenal dengan skor 2-1 di Etihad Stadium pada Minggu (19/4/2026). Kemenangan krusial pada pekan ke-33 ini memangkas jarak poin sekaligus menempatkan skuad asuhan Pep Guardiola sebagai kandidat terkuat peraih gelar juara.
Tambahan tiga angka tersebut membuat Manchester City kini mengoleksi 67 poin, hanya terpaut tiga angka dari pemuncak klasemen, Arsenal. Melansir laporan Detik Sport, posisi The Sky Blues jauh lebih diuntungkan karena masih memiliki satu tabungan pertandingan yang belum dimainkan.
Peluang untuk menggeser posisi Arsenal secara langsung terbuka lebar saat Erling Haaland dan rekan setimnya dijadwalkan menghadapi Burnley. Pertandingan tersebut akan berlangsung pada Kamis (23/4) dini hari WIB, di mana kemenangan akan membawa mereka ke puncak klasemen karena keunggulan selisih gol atau sisa laga.
Statistik peluang juara menunjukkan perubahan signifikan menurut data Oddschecker, yang mencatat lonjakan probabilitas gelar bagi City dari 13 persen menjadi 58 persen. Sebaliknya, probabilitas Arsenal merosot tajam ke angka 43 persen setelah sebelumnya sempat menyentuh angka 75 persen sebelum laga pekan ini.
Pergeseran serupa juga terlihat pada data Polymarket yang mencatat perubahan drastis dalam satu bulan terakhir. Jika pada 19 Maret lalu Arsenal diunggulkan dengan peluang 91 persen berbanding 9 persen, kini keadaan berbalik dengan 56 persen keunggulan peluang bagi Manchester City atas 44 persen milik Arsenal.
Akun resmi Premier League menyebutkan bahwa persaingan menuju gelar musim ini akan berlangsung sangat sengit hingga akhir kompetisi.
"A match for the ages. The title race is going down to the wire." tutur Premier League (@premierleague).
Legenda Manchester United, Gary Neville, turut memberikan analisisnya terkait momentum kemenangan Manchester City yang dinilai telah mengubah arah persaingan liga secara total.
"Mereka memiliki keuntungan yang sangat besar sekarang... Untuk pertama kalinya musim ini saya akan mengatakan pita gelar akan berwarna biru," Neville menuturkan dalam panel Sky Sports.
Neville menegaskan bahwa posisi The Citizens saat ini jauh lebih kuat dibandingkan pekan-pekan sebelumnya. Performa konsisten City di penghujung musim menjadi alasan kuat mengapa mereka kini lebih diunggulkan dibandingkan pesaing utamanya.