Manchester City Capai Final Piala FA Empat Musim Beruntun

Manchester City Capai Final Piala FA Empat Musim Beruntun
Foto: Ilustrasi Manchester City Capai Final Piala FA Empat Musim Beruntun.

Manchester City mengamankan tiket final Piala FA setelah menumbangkan Southampton dengan skor 2-1 di Stadion Wembley pada Sabtu (25/4). Kemenangan ini menjadikan klub asuhan Pep Guardiola tersebut sebagai tim pertama dalam sejarah yang berhasil menembus partai puncak turnamen tersebut selama empat musim berturut-turut.

Dilansir dari Detik Sport, klub berjuluk The Citizens tersebut harus berjuang ekstra keras setelah sempat tertinggal lebih dulu dari lawannya yang berasal dari divisi dua. Meskipun mendominasi jalannya laga selama 78 menit, gawang Manchester City justru kebobolan oleh gol kejutan dari pemain Southampton, Finn Azaz.

Respons cepat ditunjukkan oleh tim juara bertahan Premier League tersebut melalui dua gol balasan yang tercipta hanya dalam kurun waktu lima menit. Jeremy Doku dan Nico O'Reilly menjadi aktor penentu kemenangan yang memastikan ambisi City mengejar trofi Piala FA kedelapan mereka tetap terjaga.

Catatan sejarah mencatat bahwa dalam tiga final sebelumnya, Manchester City meraih satu gelar saat mengalahkan Manchester United pada musim 2022/2023. Namun, mereka harus puas menjadi runner-up dalam dua kesempatan lain setelah masing-masing dikalahkan oleh Manchester United dan Crystal Palace.

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, memberikan apresiasi tinggi terhadap performa tim lawan yang sempat menyulitkan barisan pertahanannya sepanjang pertandingan semifinal tersebut.

"Mereka itu tidak terkalahkan di 19 pertandingan, jadi saya tidak pernah mengira pertandingan ini akan mudah," ucap Guardiola usai kemenangan atas Southampton.

Mantan pelatih Barcelona tersebut menyoroti perbedaan performa timnya di setiap babak, terutama mengenai efisiensi penyelesaian akhir di area penalti lawan yang dianggap masih perlu ditingkatkan.

"Babak pertama tadi tidak buruk. Kami tidak banyak memberi mereka kesempatan menciptakan peluang."

Guardiola kemudian membandingkan level permainan anak asuhnya dengan pertandingan sebelumnya, namun ia menyayangkan kegagalan tim dalam memaksimalkan peluang matang yang didapatkan.

"Di babak kedua, kami bermain di level saat kami melawan Burnley tapi sayang sekali kami tiba di kotak 18 yard, dan kami kurang efisien," mantan juru taktik Barcelona dan Bayern Munich itu menambahkan dikutip laman resmi klub.

Manchester City kini tengah menunggu lawan yang akan mereka hadapi di laga final nanti. Kepastian lawan tersebut akan ditentukan melalui hasil pertandingan semifinal lainnya yang mempertemukan Chelsea dan Leeds United pada Minggu (26/4) malam.

Artikel terkait

Rekomendasi