Bek Manchester United, Harry Maguire, menyoroti perubahan signifikan dalam skema permainan tim yang kini menjadi lebih efektif setelah kemenangan tipis 2-1 atas Brentford di Old Trafford pada Selasa (28/4/2026) dini hari WIB.
Dilansir dari Bola, keberhasilan mengamankan poin penuh dalam laga-laga besar tersebut telah mendongkrak moral pemain sekaligus mengokohkan posisi klub di persaingan papan atas klasemen Liga Inggris musim 2025-2026.
Peningkatan performa di bawah asuhan Michael Carrick terlihat dari catatan sembilan kemenangan dalam 13 pertandingan, melampaui raihan manajer sebelumnya, Ruben Amorim, yang hanya mengoleksi delapan kemenangan dari 20 laga.
"Saya rasa jelas hasil-hasil tersebut sangat membantu meningkatkan rasa percaya diri terhadap Michael Carrick," ujar Maguire, bek Manchester United.
Maguire mengenang keraguan yang sempat muncul ketika Carrick pertama kali menjabat dan langsung dihadapkan pada jadwal pertandingan berat melawan tim-tim besar di liga domestik.
"Kami menghadapi dua laga sulit saat Michael pertama kali datang, dan saya rasa semua orang mungkin memandangnya sambil berpikir ÔÇÿoh tidakÔÇÖ, melawan Arsenal dan Man City, tetapi kami berhasil meraih enam poin," tegas Maguire, bek Manchester United.
Penerapan formasi baru diakui sang pemain telah menciptakan rasa percaya diri bagi seluruh skuad untuk mencetak gol dalam berbagai situasi pertandingan serta memperbaiki organisasi pertahanan.
"Semua orang percaya pada formasi ini, dan kami telah bersatu. Kami punya kepercayaan diri. Kami tahu kami bisa mencetak gol dari mana saja," papar Maguire, bek Manchester United.
Meskipun performa tim sedang menanjak, penggawa tim nasional Inggris ini menilai masih ada ruang bagi lini belakang untuk melakukan pergerakan melintasi lapangan dengan lebih cepat dan disiplin.
"Saya pikir kami masih bisa jauh lebih baik dalam formasi ini juga. Saya pikir kami bisa bekerja sebagai barisan belakang, bergerak melintasi lapangan jauh lebih cepat, seperti yang seharusnya kami lakukan," jelas Maguire, bek Manchester United.
Maguire juga memaparkan korelasi langsung antara perubahan taktik yang diusung manajer baru dengan tren hasil positif yang diraih Setan Merah belakangan ini.
"Hasilnya berbicara sendiri; sejak manajer datang dan formasi berubah, kami sepertinya mulai meraih hasil," tambah Maguire, bek Manchester United.
Perbedaan mendasar juga dirasakan para pemain dalam hal efektivitas di area pertahanan dan penyerangan dibandingkan saat tim masih dipimpin oleh manajer sebelumnya.
"Saya pikir pada pertandingan-pertandingan sebelumnya, saat Ruben masih di sini, pertandingan-pertandingan itu 50/50, tapi kami selalu berakhir dengan kekalahan," terang Maguire, bek Manchester United.
Peralihan kepemimpinan ini dianggap telah membalikkan situasi sulit menjadi keuntungan bagi tim, terutama saat menghadapi momen-momen krusial di kedua kotak penalti.
"Sekarang sepertinya situasinya terbalik, di mana kami jauh lebih baik di kedua kotak penalti," lanjut Maguire, bek Manchester United.
Fokus utama skuad kini tertuju pada pengamanan tiket Liga Champions musim depan dengan memanfaatkan peningkatan ketajaman penyerang dan soliditas lini belakang.
"Kami mempertahankan kotak penalti kami jauh lebih baik, dan kami berhasil menjadi lebih klinis di kotak penalti lawan," pungkas Maguire, bek Manchester United.