Ajax Amsterdam berhasil mengamankan poin penuh setelah menundukkan tuan rumah NAC Breda dengan skor 2-0 pada pertandingan hari Minggu, 27 April 2026. Dilansir dari Suara, kemenangan ini diwarnai aksi gemilang penjaga gawang Maarten Paes yang menjaga gawangnya tetap bersih meski tim berada di bawah tekanan lawan.
Kiper yang juga memperkuat Timnas Indonesia tersebut menjadi sosok sentral dalam meredam agresivitas pemain lawan pada paruh kedua laga. Penampilan impresif Paes memberikan kepastian bagi Ajax yang sempat unggul dua gol lebih dulu melalui kontribusi Oskar Gloukh dan Mika Godts.
Gelandang senior Steven Berghuis memberikan evaluasi terhadap jalannya pertandingan tersebut. Menurutnya, Ajax tampil sangat efektif sebelum turun minum namun mengalami penurunan performa yang signifikan setelah memasuki babak kedua.
"Babak pertama sangat efektif," kata Berghuis.
Pemain berusia 34 tahun tersebut menyoroti bagaimana Ajax kehilangan kendali permainan setelah jeda. Berghuis menilai timnya kesulitan menguasai bola dan terjebak dalam skema serangan balik yang dilancarkan oleh NAC Breda.
"Kami menyelesaikan peluang kami dengan baik, dan di babak kedua kami pada dasarnya tidak bisa bermain sepak bola sama sekali lagi. Mereka memulai dengan tiga atau empat tendangan sudut berturut-turut dan terus melakukan serangan satu lawan satu," kata Berghuis.
Ia menegaskan pentingnya menjaga ritme permainan melalui operan antar pemain untuk meredam tekanan. Namun, instruksi tersebut gagal diterapkan secara maksimal oleh rekan-rekannya di lapangan sepanjang sisa waktu pertandingan.
"Anda harus menjaga tiga, empat, lima umpan pertama tetap berada di dalam tim, dan kami tidak mampu melakukannya lagi," kata Berghuis.
Meski mengkritik kolektivitas tim, Berghuis memberikan apresiasi khusus kepada Maarten Paes yang dinilai sebagai pahlawan pertahanan. Penyelamatan yang dilakukan Paes menjadi faktor kunci yang menghindarkan Ajax dari kebobolan di tengah rapuhnya koordinasi lini tengah.
"Kami sebenarnya bermain sangat buruk di babak kedua meskipun Maarten Paes masih melakukan beberapa penyelamatan bagus," kata Berghuis.
Sebagai penutup ulasannya, Berghuis memuji semangat juang lini belakang yang terus berjuang menghalau serangan lawan. Ia mengakui bahwa level permainan Ajax dalam hal penguasaan bola masih jauh dari standar yang diharapkan oleh tim.
"Di lini pertahanan kami bermain bagus dan kami saling berjuang. Dalam penguasaan bola, kami tidak memiliki level yang kami inginkan," kata Berghuis.