Langkah Liverpool di kompetisi Liga Champions musim 2025/2026 resmi terhenti setelah menderita kekalahan 0-2 saat menjamu Paris Saint-Germain (PSG) pada laga leg kedua perempat final di Stadion Anfield, Rabu (15/4/2026) dini hari WIB.
Hasil minor di hadapan pendukung sendiri tersebut membuat tim asuhan Arne Slot tersingkir dengan agregat total 0-4. Dilansir dari Detik Sport, dua gol kemenangan PSG seluruhnya dicetak oleh Ousmane Dembele pada 20 menit terakhir pertandingan.
Statistik menunjukkan dominasi serangan The Reds dengan total 21 percobaan tembakan, namun hanya lima di antaranya yang tepat sasaran tanpa ada satu pun yang berbuah gol. Kegagalan ini memastikan Liverpool mengakhiri musim tanpa raihan trofi satu pun.
Pencapaian ini menjadi penurunan bagi klub asal Merseyside tersebut mengingat mereka merupakan juara bertahan Liga Inggris musim lalu. Kini, fokus utama tim beralih sepenuhnya untuk mengamankan posisi di kompetisi Eropa musim depan melalui jalur liga domestik.
Bek Liverpool, Ibrahima Konate, menegaskan pentingnya bagi para pemain untuk segera bangkit demi mengejar target finis di posisi lima besar klasemen Premier League. Saat ini, Liverpool tertahan di peringkat kelima dengan koleksi 52 poin.
Posisi tersebut merupakan batas akhir zona Liga Champions, namun Liverpool masih dibayangi ketat oleh Manchester United dan Aston Villa yang unggul tiga angka di atas mereka. Liverpool menyisakan enam pertandingan terakhir yang harus dimenangkan untuk menjaga peluang lolos.
"Standar Liverpool adalah main di Liga Champions. Kami punya enam laga sisa dan kami harus tampil maksimal," kata Ibrahima Konate, bek Liverpool, sebagaimana dikutip dari The Athletic.
Konate menambahkan bahwa persaingan di Liga Inggris sangat sulit, namun seluruh skuad berkomitmen untuk berjuang hingga akhir. Upaya maksimal diperlukan agar tim dapat kembali berkompetisi di level tertinggi antarklub Eropa pada musim mendatang.