Liverpool Kalahkan Crystal Palace 3-1 di Anfield

Liverpool Kalahkan Crystal Palace 3-1 di Anfield
Foto: Ilustrasi Liverpool Kalahkan Crystal Palace 3-1 di Anfield.

Liverpool berhasil mengamankan tiga poin setelah menundukkan Crystal Palace dengan skor 3-1 dalam laga pekan ke-34 Liga Inggris 2025-2026 di Stadion Anfield pada Sabtu (25/4/2026) malam WIB. Kemenangan ini sekaligus mengakhiri catatan buruk tim tuan rumah yang tidak pernah menang melawan Palace di kandang sendiri sejak September 2021.

Tiga gol kemenangan skuad asuhan Arne Slot tersebut dicetak oleh Alexander Isak pada menit ke-35, Andrew Robertson di menit ke-40, dan ditutup oleh aksi Alexis Mac Allister saat memasuki masa perpanjangan waktu 90+6'. Dilansir dari Bola, tim tamu hanya mampu membalas satu gol lewat sepakan Daniel Munoz pada menit ke-71.

Tambahan poin penuh ini mengantarkan Liverpool naik ke peringkat keempat klasemen sementara dengan perolehan 58 poin. Di sisi lain, Crystal Palace tertahan di posisi ke-13 dengan mengoleksi 43 poin setelah gagal mencuri poin dalam kunjungan mereka ke Merseyside.

Manajer Liverpool, Arne Slot, mengamati adanya perubahan atmosfer pertandingan setelah gawang timnya kebobolan pada babak kedua. Ia menilai tensi laga meningkat karena perlawanan yang diberikan oleh tim tamu lebih tangguh daripada yang terlihat di papan skor.

"Pertandingan menjadi jauh lebih menegangkan karena gol tersebut," kata Slot.

Pelatih asal Belanda tersebut menyatakan ketidakpuasannya terhadap proses terjadinya gol lawan serta menyoroti kualitas permainan Crystal Palace yang menurutnya patut diwaspadai.

"Saya rasa kami tidak pantas kebobolan dengan cara seperti itu. Palace jauh lebih unggul daripada yang ditunjukkan oleh skor 2-0," ujar Slot.

Selain membahas jalannya laga, Slot juga melontarkan kritik keras terhadap kinerja wasit yang dinilainya tidak konsisten dalam menghentikan permainan saat terjadi insiden di lapangan.

"Apakah ada pertandingan yang kami mainkan di mana tidak ada pembicaraan tentang wasit?" lanjut Slot.

Ia membandingkan situasi tersebut dengan laga kontra Manchester United sebelumnya, di mana salah satu pemainnya tetap dibiarkan bermain meski mengalami luka fisik yang cukup serius.

"Sudah berkali-kali saya bermain melawan sebuah tim dan kemudian seorang pemain terjatuh dan wasit meniup peluit," tegas Slot.

Mantan pelatih Feyenoord itu mengkhawatirkan adanya kecenderungan pemain yang memalsukan cedera untuk memanipulasi waktu dan keputusan wasit.

"Itu terjadi saat melawan Man United ketika Mac Allister terjatuh, mereka terus bermain dan Macca membutuhkan lima jahitan setelahnya. Saya tidak menyalahkan mereka, omong-omong, wasit seharusnya menghentikan pertandingan," kata Slot.

Dirinya juga menyoroti frekuensi pemain lawan yang terjatuh dalam pertandingan tersebut sebagai bagian dari strategi untuk mengganggu ritme permainan.

"Ini akan menjadi taktik untuk berpura-pura cedera agar wasit menghentikan permainan. Dia melakukannya sekitar empat kali hari ini," tambah sang pelatih.

Terkait gol yang dicetak Munoz, Slot merasa wasit memiliki tanggung jawab lebih besar dalam mengawasi situasi 50-50 yang terjadi sebelum bola masuk ke gawang.

"Munoz, saya pikir itu 50-50 karena beberapa pemain tidak akan mengambil tembakan itu. Beberapa pemain akan berhenti dan beberapa akan mencetak gol. Saya tidak menyalahkannya sebanyak saya menyalahkan wasit," jelas Slot.

Meski mengkritik wasit, Slot tetap memberikan apresiasi kepada lini serang Liverpool yang mampu memanfaatkan skema serangan balik dengan sangat efektif melalui gol-gol dari Isak dan Robertson.

"Itu adalah penyelesaian yang bagus dari keduanya, tetapi dari Alex, kita sudah terbiasa dengan itu. Itu adalah serangan balik yang hebat dari Robbo," kata Slot.

Namun, kemenangan ini harus dibayar dengan kekhawatiran baru setelah Mohamed Salah harus ditarik keluar lapangan lebih awal karena indikasi cedera.

"Satu kemenangan lagi dan satu cedera lagi. Itulah kisah musim kami," ungkap Slot.

Pelatih tersebut masih menunggu pemeriksaan medis lebih lanjut untuk memastikan tingkat keparahan yang dialami oleh penyerang andalan asal Mesir tersebut.

"Terlalu dini untuk mengatakannya, tetapi kita semua tahu Mo dan betapa sulitnya baginya untuk meninggalkan lapangan," ujar Slot.

Keluarnya Salah di tengah laga dianggap sebagai sinyal serius mengenai kondisi fisiknya yang mungkin akan berdampak pada sisa musim kompetisi.

"Mo meninggalkan lapangan, itu menunjukkan sesuatu, tetapi kita harus menunggu dan melihat seberapa parah cederanya," pungkas Slot.

Artikel terkait

Rekomendasi