Karateka nasional Leica Al Humaira Lubis mengalokasikan bonus prestasi medali emas SEA Games 2025 Thailand untuk pengadaan hunian keluarga dan perbaikan fasilitas latihan di Medan. Atlet berusia 21 tahun tersebut menerima penghargaan finansial langsung dari presiden atas keberhasilannya di ajang internasional.
Dilansir dari Kompas pada Sabtu (25/5/2026), keberhasilan meraih posisi puncak di Asia Tenggara tersebut menjadi titik balik penting dalam perjalanan karier profesional Leica. Ia menyebut penerimaan apresiasi dana dari pemerintah merupakan berkah besar bagi kehidupan pribadinya.
"Rasanya seperti rezeki nomplok," ujar Leica, dikutip dari rilis Humas Kemenpora.
Prioritas utama penggunaan dana tersebut diarahkan untuk stabilitas ekonomi keluarga, terutama dalam kepemilikan aset properti. Leica menjelaskan bahwa sebelumnya keluarganya belum memiliki tempat tinggal pribadi, sehingga pembelian rumah menjadi fokus utama saat ini.
"Rumahnya lagi proses, bonus sebagiannya buat investasi jangka panjang. Sebelumnya memang keluarga belum punya aset, jadi lagi fokus kesitu juga untuk beli (aset)," jelas Leica.
Selain kebutuhan domestik, Leica juga melakukan pembenahan sarana olahraga di tempat asalnya berlatih. Ia secara mandiri mengganti perlengkapan yang sudah tidak layak, seperti matras, demi mendukung kenyamanan serta keamanan para atlet karate lainnya di Medan.
Peningkatan kualitas fasilitas tersebut merupakan langkah awal dari cita-cita jangka panjangnya untuk membangun sarana latihan karate yang representatif di masa depan. Meski demikian, saat ini ia masih memprioritaskan fokus penuh pada kariernya sebagai atlet aktif.
"Aku ada kepikiran untuk bikin sarana latihan karate suatu saat nanti. Ya semacam ingin punya legacy gitu. Kalau untuk sekarang ini lagi fokus sebagai atlet," pungkas Leica.