Lazio Taklukkan Cremonese 2-1 di Stadion Giovanni Zini

Lazio Taklukkan Cremonese 2-1 di Stadion Giovanni Zini
Foto: Ilustrasi Lazio Taklukkan Cremonese 2-1 di Stadion Giovanni Zini.

Cremonese menelan kekalahan tipis 1-2 saat menjamu Lazio dalam lanjutan pekan ke-35 Serie A Liga Italia di Stadion Giovanni Zini pada Senin (4/5/2026) malam WIB. Hasil negatif ini memperberat langkah skuat asuhan Marco Giampaolo untuk keluar dari zona degradasi musim ini.

Dilansir dari Bola, tuan rumah sebenarnya sempat memimpin lebih dulu melalui aksi Federico Bonazzoli pada menit ke-29. Namun, Lazio berhasil membalikkan keadaan lewat gol Gustav Isakseen di menit ke-53 dan gol penentu kemenangan dari Tijjani Noslin pada masa injury time (90+2').

Kekalahan ke-19 sepanjang musim ini membuat Emil Audero dan kawan-kawan masih tertahan di peringkat ke-18 klasemen sementara. Mengoleksi 28 poin, Cremonese kini terpaut selisih empat poin dari Lecce yang menempati batas aman di posisi ke-17.

Pelatih Cremonese, Marco Giampaolo, mengakui bahwa hasil tersebut sangat menyakitkan bagi timnya yang sedang berjuang keras. Ia menekankan pentingnya menjaga fokus mental di tengah tekanan besar akibat posisi klub di klasemen.

ÔÇ£I can speak from my experience and the last six games. This defeat is unacceptable, regardless of the mistakes we made, our clarity of mind and the great weight of responsibility," ujar Marco Giampaolo, Pelatih Cremonese.

Giampaolo menambahkan bahwa para pemainnya telah menunjukkan upaya maksimal di lapangan meski kelelahan fisik dan mental tidak bisa dihindari. Rentetan hasil buruk sebelumnya diakui menjadi beban tambahan bagi psikologis skuat.

"The team has just gone through a long period of disappointment, difficulties and a drop in the standings. This defeat hurts; the players have given their best and come home exhausted," sambung Marco Giampaolo, Pelatih Cremonese.

Menghadapi tiga pertandingan tersisa, Giampaolo menegaskan bahwa timnya tidak akan menyerah sebelum peluang secara matematis tertutup. Ia berupaya membangkitkan kembali semangat juang anak asuhnya agar bisa meraih poin maksimal.

"We must fight until the end, until mathematical certainty allows us," ujar Marco Giampaolo, Pelatih Cremonese.

Sang pelatih juga merujuk pada ketidakterdugaan hasil pertandingan sepak bola lainnya sebagai motivasi tambahan bagi tim. Ia berharap ada kejutan serupa yang bisa menguntungkan posisi Cremonese di sisa musim.

"My task will focus on this: returning the team's morale to a reasonable level."

"Football always holds big surprises; just look at Juventus last night, when they failed to beat Verona," tambahnya Marco Giampaolo, Pelatih Cremonese.

Cremonese dijadwalkan melakoni laga kandang melawan Como 1907 serta satu laga kandang lainnya, ditambah pertandingan tandang ke markas Udinese. Sementara pesaing terdekat mereka, Lecce, masih harus menghadapi jadwal berat kontra Juventus, Genoa, dan Sassuolo.

Artikel terkait

Rekomendasi