Jakarta LavAni Livin' Transmedia resmi menyandang gelar juara Proliga 2026 setelah menundukkan Jakarta Bhayangkara Presisi dengan skor 3-1 pada leg kedua Grand Final di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Sabtu (25/4). Keunggulan ini memastikan LavAni menang agregat 2-0.
Kemenangan tersebut diraih melalui pertarungan empat set dengan perolehan skor 25-22, 25-20, 18-25, dan 25-22 sebagaimana dilansir dari Detik Sport. Pencapaian ini menandai koleksi gelar ketiga bagi LavAni sepanjang sejarah kompetisi setelah sebelumnya juara pada 2022 dan 2023.
Pertandingan set pertama berlangsung sengit hingga kedudukan imbang 16-16 sebelum akhirnya LavAni mampu menciptakan selisih poin 18-16. Meskipun Bhayangkara sempat menipiskan jarak menjadi 19-20, konsistensi LavAni dalam menjaga margin dua poin membawa mereka menutup set pertama dengan 25-22.
Dominasi berlanjut pada set kedua yang semula berjalan alot hingga skor 15-15, namun LavAni segera menjauh menjadi 18-15 dan 21-17. Tim lawan hanya mampu mengejar hingga angka 20-24 sebelum set kedua dipastikan milik LavAni dengan skor 25-20.
Bhayangkara Presisi sempat menunjukkan perlawanan pada set ketiga setelah membalikkan keadaan dari posisi tertinggal 5-8 menjadi unggul 18-15. Jarak poin yang terus melebar membuat Bhayangkara berhasil mencuri satu set dengan kemenangan 25-18.
Pada set keempat, LavAni berhasil mengatasi tekanan meski sempat tertinggal 11-14 di awal laga. Momentum berbalik saat LavAni memimpin 18-17 dan terus mempertahankan keunggulan hingga mengakhiri pertandingan dengan skor 25-22.
Hasil pertandingan ini sekaligus menghentikan dominasi Jakarta Bhayangkara Presisi yang merupakan juara dalam dua edisi Proliga sebelumnya. Pada dua laga final terdahulu, Bhayangkara selalu berhasil mengalahkan LavAni untuk meraih trofi tertinggi.