Kylie Jenner Kembali Digugat Asisten Rumah Tangga Terkait Penganiayaan

Kylie Jenner Kembali Digugat Asisten Rumah Tangga Terkait Penganiayaan
Foto: Ilustrasi Kylie Jenner Kembali Digugat Asisten Rumah Tangga Terkait Penganiayaan.

Aktris Kylie Jenner kembali menghadapi tuntutan hukum dari asisten rumah tangga keduanya, Juana Delgado Soto, atas dugaan penganiayaan dan perlakuan kejam. Gugatan yang dilansir dari Detikcom ini muncul hanya berselang satu minggu setelah staf kebersihan lainnya mengajukan klaim serupa terhadap figur publik tersebut.

Juana Delgado Soto mengajukan gugatan hukum yang menyasar Kylie Jenner, pengawas staf Itzel Sibrian, serta perusahaan Tri Star Service dan La Maison Family Services. Pihak penggugat menuduh telah terjadi diskriminasi rasial, pelecehan, kegagalan pembayaran gaji, hingga pembiaran terhadap tindakan intimidasi di lingkungan kerja.

Hingga saat ini, pihak perwakilan Kylie Jenner masih enggan memberikan tanggapan resmi mengenai perkara tersebut. Mereka mengklaim belum melihat berkas gugatan yang diajukan oleh mantan karyawannya ke pengadilan.

Berdasarkan laporan The Times, Soto mulai bekerja untuk Jenner sejak Mei 2019 dan mengaku hak istirahat makannya dilarang selama beberapa tahun pertama. Situasi dilaporkan memburuk pada akhir 2023 ketika Itzel Sibrian mulai menjabat sebagai pengawas langsung bagi para staf rumah tangga.

Soto mengungkapkan bahwa pada tahun 2024, dirinya sempat melaporkan perlakuan intimidasi kepada Departemen SDM karena pengawas tersebut kerap mengejek aksen bicara dan status imigrasinya. Meski sempat diberhentikan sementara, Sibrian kembali dipekerjakan dan diduga melakukan aksi balas dendam dengan memangkas upah serta menambah beban kerja Soto secara tidak wajar.

Insiden lain terjadi saat Soto berniat pulang pada hari ulang tahunnya, namun ia justru mendapatkan ancaman pemecatan jika menolak melakukan lembur.

"tidak ada yang peduli dengan ulang tahunmu, Kylie sedang makan malam." ujar Itzel Sibrian, Pengawas Staf.

Pada April 2025, Soto berupaya menghubungi Jenner secara langsung melalui surat panjang yang diletakkan di tempat tidur pijat sang artis karena manajemen dianggap abai. Namun, keesokan harinya ia justru menerima ancaman pemecatan dan dilarang untuk berkomunikasi lagi dengan Kylie Jenner melalui surat.

Pihak penggugat kini menuntut ganti rugi hukuman dan kompensasi dalam jumlah yang tidak ditentukan kepada pengadilan. Kasus ini menambah daftar masalah hukum Jenner setelah Angelica Hernandez Vasquez mengajukan gugatan dengan tuduhan serupa pada 17 April sebelumnya.

Artikel terkait

Rekomendasi