Tim satelit KTM Tech3 dipastikan akan bertanding tanpa kekuatan penuh pada kompetisi MotoGP Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez. Krisis komposisi pembalap ini terjadi setelah Maverick Vinales dipastikan absen pada seri keempat musim ini yang dijadwalkan berlangsung pada 24-26 April mendatang.
Kekosongan posisi yang ditinggalkan Vinales memaksa manajemen tim bergerak cepat mencari suksesor sementara di grid balapan. Namun, dilansir dari Kompas, upaya pencarian tersebut menemui jalan buntu akibat keterbatasan stok pembalap yang siap secara fisik untuk turun ke lintasan.
Pol Espargaro yang semula diproyeksikan sebagai pengganti utama dipastikan tidak bisa berpartisipasi. Pembalap penguji KTM tersebut masih menjalani masa pemulihan akibat cedera tangan, sehingga kondisi fisiknya dianggap belum cukup mumpuni untuk bersaing di level tertinggi.
Kebuntuan ini sempat memunculkan wacana untuk memanggil kembali legenda balap, Dani Pedrosa. Meski demikian, pria yang dikenal dengan julukan The Little Spaniard tersebut secara terbuka menolak tawaran untuk kembali berkompetisi secara resmi dan memilih setia pada tugasnya saat ini.
"Pada prinsipnya, tidak, tidak. Pada prinsipnya, saya nyaman dan senang dengan pekerjaan saya sebagai pembalap penguji," kata Dani Pedrosa kepada DAZN.
Eks pembalap Repsol Honda tersebut menegaskan bahwa prioritas pengganti seharusnya diberikan kepada rekan sejawatnya yang lebih muda dan memiliki antusiasme tinggi untuk balapan. Pedrosa menilai masa kejayaannya di lintasan kompetitif sudah berakhir.
"(Espargaro) yang memiliki prioritas untuk melakukannya, karena dia juga sangat antusias," ujar Dani Pedrosa.
Pedrosa menutup pernyataannya dengan memberikan restu kepada generasi baru untuk mengambil alih peran di lintasan. Penolakan ini memastikan KTM Tech3 harus segera mencari alternatif lain sebelum sesi latihan resmi dimulai di Jerez.
"Saya pikir waktu saya sudah berlalu. Jadi saya mengerti bahwa sekarang giliran para pembalap muda," pungkas Dani Pedrosa.