Film biopik Michael karya sutradara Antoine Fuqua memicu perdebatan sengit setelah Dan Reed, sutradara dokumenter Leaving Neverland, melontarkan kritik tajam terhadap akurasi cerita meskipun film tersebut mencatatkan rekor pendapatan global pada pekan perdana penayangannya, 24-26 April 2026.
Data pendapatan domestik di Amerika Utara mencapai USD 97 juta atau sekitar Rp 1,5 triliun, sementara secara global film produksi Lionsgate dan Universal ini meraup USD 217 juta sebagaimana dilansir dari Detikcom. Pencapaian tersebut menjadikan Michael sebagai debut film biopik musik terbesar sepanjang masa.
Sutradara Dan Reed memberikan penilaian berbeda terkait kualitas narasi film yang dibintangi oleh Jaafar Jackson tersebut. Ia menganggap penggambaran sosok sang bintang pop tidak sesuai dengan realitas yang ada.
"Bagian awal di mana Michael masih kecil, aku masih suka sih. Tapi ketika kita disuguhkan Jackson dewasa, yang mana dimainkan oleh keponakannya Jaafar, itu ganggu banget sih." ujar Dan Reed, Sutradara Leaving Neverland.
Reed menilai performa aktor utama terhambat oleh penulisan skenario yang kurang mendalam. Hal ini menurutnya berdampak pada penyampaian karakter di atas layar.
"Aku pikir dia seorang penari yang bagus, tapi penampilannya kaku banget dan salah satu alasannya itu karena dia gak punya naskah yang bagus," tambah Dan Reed dalam wawancara bersama Variety (29/4).
Kritik tersebut juga menyoroti kegagalan film dalam mengeksplorasi sisi psikologis Michael Jackson. Reed berpendapat bahwa film ini lebih menyerupai pertunjukan musik tanpa jiwa.
"Dia cuma jadi boneka lilin yang menampilkan lagu-lagu jukebox, tapi gak ada sedikit pun yang nampilin hal-hal yang bikin Jackson menarik," ucap Dan Reed.
Lebih lanjut, ia menyoroti bagaimana film tersebut menangani isu sensitif terkait hubungan Jackson dengan anak-anak. Reed menuding ada upaya pemutarbalikan fakta melalui penggambaran karakter yang eksentrik.
"Dia seperti boneka plastik aseksual dalam film tersebut. Dan tentu saja, masalah hubungannya dengan anak-anak sepenuhnya diputarbalikkan oleh fakta bahwa mereka menggambarkannya sebagai anak yang eksentrik dan kekanak-kanakan, yang kita tahu bukanlah keseluruhan cerita." tegas Dan Reed.
Terlepas dari polemik tersebut, performa komersial Michael telah melampaui angka pembukaan Oppenheimer karya Christopher Nolan yang meraih USD 174 juta pada 2023. Di sektor biopik musik, film ini mengungguli Straight Outta Compton yang meraih USD 60 juta dan Bohemian Rhapsody dengan USD 51 juta.
| Judul Film | Pendapatan Pekan Perdana (Global) |
|---|---|
| Michael (2026) | USD 217 Juta |
| Oppenheimer (2023) | USD 174 Juta |
| Straight Outta Compton (2015) | USD 60 Juta |
| Bohemian Rhapsody (2018) | USD 51 Juta |