Bek kanan Barcelona, Jules Kounde, mengakui ketangguhan Vinicius Junior sebagai lawan yang paling sulit dihadapi menjelang laga El Clasico melawan Real Madrid di Camp Nou pada Senin (11/5) dini hari WIB. Pertemuan ini menjadi krusial karena Blaugrana berpeluang mengunci gelar juara Liga Spanyol musim 2025/2026.
Dilansir dari Detik Sport, Barcelona saat ini memimpin klasemen dengan keunggulan 11 poin atas sang rival abadi. Tim asuhan Hansi Flick tersebut hanya membutuhkan hasil imbang untuk merayakan gelar juara, sementara Real Madrid wajib membawa pulang poin penuh guna menjaga asa persaingan tetap terbuka.
Vinicius Junior diprediksi menjadi ancaman utama bagi barisan pertahanan tuan rumah setelah mencatatkan performa impresif musim ini. Bintang asal Brasil tersebut telah membukukan 21 gol serta 14 assist dari total 50 penampilan di seluruh kompetisi yang dijalani Los Blancos.
Kounde mengungkapkan pandangannya mengenai deretan penyerang yang pernah ia kawal selama berkarier di level tertinggi. Menurutnya, pemain sayap Real Madrid tersebut berada di daftar teratas penyerang yang memberikan tekanan besar bagi dirinya.
"Vinicius itu striker yang paling banyak memberiku masalah," ujar Jules Kounde, pemain internasional Prancis.
Mantan pemain Sevilla tersebut juga memberikan apresiasi terhadap kualitas pemain depan lainnya, termasuk rekan setimnya sendiri di tempat latihan. Kounde menjelaskan bahwa intensitas tinggi tidak hanya ia temui dalam pertandingan resmi, tetapi juga saat sesi persiapan tim.
"Aku juga mengalami waktu-waktu yang sulit saat melawan Leao. Namun, Lamine (Yamal) juga mendesakku sampai mencapai batas di dalam latihan," ujar Jules Kounde.
Ketajaman Vinicius sedang berada di puncak setelah berhasil mencetak enam gol dan satu assist dalam delapan laga terakhirnya. Meski demikian, statistik mencatat sang pemain sering kesulitan saat bertamu ke markas Barcelona di kompetisi domestik.
Dalam 11 pertemuan terakhir melawan Barcelona di Liga Spanyol, Vinicius tercatat baru mengoleksi satu gol dan empat assist. Laga akhir pekan ini akan menjadi panggung pembuktian bagi kedua pemain dalam duel individu di sisi sayap lapangan.