Pelatih Bayern Munich Vincent Kompany menargetkan dukungan penuh dari para suporter saat menjamu Paris Saint-Germain (PSG) dalam laga leg kedua Semifinal Liga Champions pada Kamis (7/5/2026) dini hari WIB. Kehadiran puluhan ribu pendukung di Allianz Arena diharapkan menjadi faktor kunci untuk membalikkan ketertinggalan agregat.
Kekalahan tipis dialami raksasa Jerman tersebut saat bertandang ke markas PSG, Parc des Princes, pada Rabu (29/4/2026) dini hari WIB. Sebagaimana dilansir dari Detik Sport, Die Roten sempat tertinggal 2-5 sebelum akhirnya memperkecil kedudukan menjadi 4-5 lewat gol Dayot Upamecano dan Luis Diaz.
Harapan untuk melaju ke babak final tetap terjaga mengingat selisih gol yang kini hanya terpaut satu angka. Kompany memberikan penegasan bahwa timnya memerlukan energi tambahan dari tribun penonton untuk menyingkirkan tim tamu dan mengamankan kemenangan di kandang sendiri.
Strategi untuk memberikan tekanan mental kepada PSG melalui atmosfer stadion menjadi fokus utama sang pelatih. Sosok asal Belgia tersebut meminta kehadiran sedikitnya 75 ribu penonton untuk memberikan teror kepada lawan sekaligus memotivasi Harry Kane dan kawan-kawan di lapangan.
"Kami harus memberikan performa maksimal di kandang, dan itu termasuk fans kami. Penting sekali kehadiran 75 ribu fans untuk menyemangati kami. Kami harus menang dan kami butuh dukungan fans kami untuk melakukannya," kata Kompany.
Keyakinan Kompany didasari pada sejarah Allianz Arena yang sering menjadi saksi momen-momen bersejarah klub. Ia menekankan bahwa persiapan matang harus dilakukan demi meningkatkan kualitas permainan tim dibandingkan laga sebelumnya di Paris.
"Kami masih berpeluang. Tapi kami butuh dukungan fans di stadion; ini tempat legendaris, di mana klub sudah meraih banyak hal hebat di sini. Kami berharap lebih baik di sana. Kami harus bekerja keras agar tampil lebih baik," sambung Kompany.