Kompany Absen Dampingi Bayern Muenchen Melawan Paris Saint Germain

Kompany Absen Dampingi Bayern Muenchen Melawan Paris Saint Germain
Foto: Ilustrasi Kompany Absen Dampingi Bayern Muenchen Melawan Paris Saint Germain.

Pelatih Bayern Muenchen Vincent Kompany dipastikan absen mendampingi timnya saat menghadapi Paris Saint-Germain pada leg pertama semifinal Liga Champions di Stadion Parc Des Princes, Selasa (28/4/2026) atau Rabu (29/4/2026) pukul 02.00 WIB. Absensi ini terjadi akibat akumulasi kartu kuning yang diterima pelatih asal Belgia tersebut.

Sebagaimana dilansir dari Bola, Kompany tetap mendampingi skuad dalam sesi latihan dan ikut berangkat ke Paris meskipun dilarang berada di pinggir lapangan. Tugas memberikan instruksi langsung kepada para pemain selama pertandingan akan dialihkan kepada asisten pelatih, Aaron Danks.

Kompany menyatakan keyakinan penuh terhadap kemampuan staf kepelatihan yang akan menggantikannya sementara waktu. Ia menyoroti rekam jejak Danks yang dianggap mumpuni untuk mengawal Die Roten di kancah Eropa.

"Danksy (Aaron Danks) punya banyak pengalaman, pernah menjadi asisten pelatih di Inggris untuk beberapa waktu," kata Kompany.

Mantan kapten Manchester City tersebut menegaskan bahwa operasional tim tetap akan berjalan maksimal meski tanpa kehadiran fisiknya di bangku cadangan. Kepercayaan ini didasarkan pada profesionalisme seluruh anggota tim teknis Muenchen.

"Saya 100% percaya pada staf dan semua orang lainnya," imbuh Kompany.

Bayern Muenchen memiliki catatan positif melawan Les Parisiens pada musim ini dengan meraih kemenangan di League Phase Liga Champions. Kemenangan serupa juga pernah diraih klub asal Jerman tersebut atas tim asuhan Luis Enrique pada edisi 2024-2025.

Menghadapi partai krusial ini, Kompany memprediksi duel akan berlangsung sengit mengingat kualitas lini serang kedua tim yang sama-sama kompetitif. Ia menilai setiap pertemuan kedua raksasa Eropa ini selalu menyajikan persaingan yang tidak terduga.

ÔÇ£Pertandingan selalu sangat ketat saat kami bermain melawan mereka. Terkadang kami menang, terkadang mereka menang," ujar Kompany.

Analisis taktis pelatih Bayern menekankan pada aspek kreativitas posisi dan detail-detail kecil di lapangan. Faktor mental dan kualitas individu pemain disebutnya akan menjadi kunci penentu hasil akhir di Paris nanti.

"Bisa saja terjadi sebaliknya. Kedua tim memiliki kreativitas luar biasa dalam hal permainan posisi dan menemukan solusi."

"Ini tentang detail, intensitas, dan energi. Keyakinan dan kualitas pemainlah yang akan menentukan segalanya,ÔÇØ jelas Kompany lebih lanjut.

Kekosongan kursi pelatih kepala di pinggir lapangan diakui memberikan pengaruh bagi para pemain di lapangan. Penyerang andalan Bayern Muenchen, Harry Kane, yang baru saja membawa timnya menang atas Real Madrid di perempat final, mengakui peran penting sang manajer.

"Kami akan merindukannya di pinggir lapangan. Dia adalah bos kami, seorang pelatih yang pasti senang berada di sana bersama kami," ujar Kane.

Artikel terkait

Rekomendasi