Kemensos Salurkan Bantuan bagi Korban Tabrakan KA Argo Bromo di Bekasi

Kemensos Salurkan Bantuan bagi Korban Tabrakan KA Argo Bromo di Bekasi
Foto: Ilustrasi Kemensos Salurkan Bantuan bagi Korban Tabrakan KA Argo Bromo di Bekasi.

Kementerian Sosial memastikan penyaluran bantuan bagi seluruh korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur yang terjadi pada Senin (27/4/2026) malam. Berdasarkan data yang dilansir dari Nasional, tercatat 16 orang meninggal dunia dan 81 orang lainnya mengalami luka-luka akibat peristiwa di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920 tersebut.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa proses pendataan sedang dilakukan untuk memetakan jenis bantuan yang tepat. Langkah ini diambil karena setiap penyintas maupun keluarga korban memiliki tingkat kebutuhan yang berbeda pasca-insiden maut tersebut.

"Secara keseluruhan. Jadi secara keseluruhan ada 81 yang luka-luka dan yang wafat 16. Semuanya akan kita lakukan asesmen dan akan kita berikan dukungan program sesuai dengan kebutuhan masing-masing," ujar Gus Ipul, sapaan akrabnya, usai melayat ke rumah duka salah satu korban tewas di Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (30/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Gus Ipul berdialog dengan anak-anak mendiang Nuryati (62) mengenai keberlangsungan hidup keluarga. Anak-anak korban mengungkapkan komitmen mereka untuk tetap mengelola unit usaha yang ditinggalkan ibunya.

"Saya sendiri ketemu dengan para putra-putrinya yang beliau secara terbuka menyampaikan bagaimana ke depan. Saya tanya gitu, jawabannya Insya Allah warisan almarhum berupa usaha kecil-kecilan ini akan dilanjutkan," ucap Gus Ipul.

Pemerintah berencana memberikan pendampingan khusus agar modal usaha keluarga tersebut tidak terputus. Hal ini menjadi bagian dari skema pemberdayaan ekonomi bagi keluarga yang kehilangan tulang punggungnya.

"Almarhumah punya warung kecil-kecilan ya yang ini menghidupi keluarga almarhumah selama ini. Ini yang akan diteruskan oleh putra-putrinya dan kita akan berikan dukungan," imbuh Gus Ipul.

Kemensos menegaskan komitmennya untuk mendampingi para korban dalam jangka panjang. Skema perlindungan ini akan dikombinasikan dengan asuransi wajib bagi penumpang angkutan umum.

"Di samping tentu ada asuransi ya dari Jasa Raharja, tapi dari Kemensos tentu berupa bantuan-bantuan yang ada di kami berupa bansos, santunan, dan terpenting program pemberdayaan," jelas Gus Ipul.

Peristiwa tragis ini melibatkan KRL jurusan Cikarang nomor PLB 5568A dan KA Argo Bromo Anggrek relasi GambirÔÇôSurabaya Pasar Turi pada pukul 20.52 WIB. Sebanyak 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan selamat, sementara korban luka dari penumpang KRL masih menjalani perawatan medis di berbagai fasilitas kesehatan di wilayah Bekasi.

Artikel terkait

Rekomendasi