CEO Kelme Indonesia, Kevin Wijaya, memberikan klarifikasi terkait harga jersey Timnas Indonesia versi player issue yang dipatok lebih tinggi dibandingkan produk dari apparel sebelumnya. Berdasarkan data yang dihimpun, harga seragam skuat Garuda edisi terbaru tersebut dipasarkan mulai dari Rp 749 ribu hingga Rp 1,599 juta.
Kenaikan harga ini menjadi sorotan karena melampaui nilai jual rilis apparel terdahulu, seperti Erspo yang menjual versi player issue seharga Rp 1,299 juta dan Mills senilai Rp 1,1 juta. Penentuan nominal tersebut diklaim didasarkan pada kualitas material dan teknologi pendukung yang disematkan pada produk.
"Mungkin kalau kita highlight mengenai harga, sebenarnya ada detail-detail yang mungkin terlewatkan ketika kita membahas tentang harga player issue," kata Kevin dalam acara Obrolan News Room KOMPAS.com sebagaimana dilansir dari Bola.
Kevin menjelaskan bahwa paket penjualan edisi pemain mencakup berbagai elemen tambahan yang memberikan nilai lebih bagi pembeli. Selain aspek fisik, terdapat nilai narasi yang ingin disampaikan melalui produk eksklusif tersebut kepada para pendukung tim nasional.
"Di player issue yang kami berikan kan banyak komponen, ada jersey-nya itu sendiri, storytelling mengapa jersey ini bermakna kepada para pemain, kemudian boks eksklusif." tutur Kevin, CEO Kelme Indonesia.
Pihak produsen juga menekankan pentingnya aspek fungsionalitas yang harus memenuhi standar performa atlet profesional. Penggunaan teknologi khusus ini diklaim menjadi pembeda utama antara versi pemain dengan versi komersial lainnya.
"Kemudian di player issue itu lengkap dengan teknologi yang kami berikan sesuai dengan kebutuhan para pemain," tutur dia.
Kevin Wijaya melakukan wawancara di Garuda Store, Gelora Bung Karno, Jakarta pada Selasa (21/4/2026) untuk memastikan spesifikasi produk sesuai dengan kondisi geografis tanah air. Material yang digunakan dirancang memiliki daya serap tinggi untuk menghadapi iklim tropis Indonesia yang lembab.
"Dari segi kemampuan untuk menyesuaikan ketika pemain bermain di kompetisi, untuk material keringanannya, itu levelnya di situ, sama dengan di level internasional jersey-jersey lainnya," ucap Kevin.
Bagi para penggemar yang memiliki anggaran terbatas, perusahaan menyediakan pilihan versi replika. Meskipun harganya lebih terjangkau, teknologi kenyamanan tetap dipertahankan pada tingkatan tertentu agar tetap layak digunakan oleh suporter.
"Kami juga menghadirkan replika di mana harganya itu masih sangat kompetitif jika dibandingkan dengan jersey yang Kelme sudah keluarkan untuk klub lainnya," ujar Kevin.
Manajemen Kelme Indonesia menegaskan bahwa meskipun status replika berada satu tingkat di bawah edisi pemain, kualitas produksinya tetap dijaga ketat. Hal ini dilakukan guna memastikan kepuasan konsumen di berbagai segmen pasar.
"Replika merupakan versi satu level di bawahnya (player issue), tetapi teknologinya juga tetap ada," ungkap dia.