Juventus mulai mengalihkan perhatian mereka kepada David de Gea sebagai kandidat penjaga gawang untuk musim mendatang. Langkah ini diambil setelah upaya pendekatan terhadap Alisson Becker menemui jalan buntu akibat persoalan harga.
Dilansir dari Detik Sport, klub berjuluk Si Nyonya Tua itu sebelumnya sempat menjajaki kemungkinan untuk memboyong Alisson dari Liverpool. Kiper asal Brasil tersebut memiliki kedekatan profesional dengan pelatih Luciano Spalletti saat keduanya masih berada di AS Roma.
Namun, nilai transfer yang dipasang untuk Alisson dianggap terlalu tinggi bagi finansial klub asal Turin tersebut. Laporan dari Tuttosport menyebutkan bahwa Juventus setidaknya membutuhkan dana sebesar 15 juta Euro untuk menebusnya dari Anfield.
Beban biaya Alisson tidak berhenti pada nilai transfer semata. Gaji sang pemain ditaksir mencapai angka 8 juta Euro per musim, yang mana jumlah tersebut belum termasuk berbagai bonus tambahan lainnya.
Sebagai alternatif yang lebih ekonomis, nama David de Gea kini muncul ke permukaan. Penjaga gawang yang saat ini membela Fiorentina itu dinilai memiliki parameter finansial yang jauh lebih masuk akal bagi manajemen Juventus.
Besaran gaji De Gea diperkirakan berada di angka 3,5 juta Euro. Sementara itu, nilai transfer untuk memboyongnya dari La Viola diyakini hanya menyentuh angka sekitar 10 juta Euro saja.
Komposisi Penjaga Gawang Juventus
Saat ini, skuad asuhan Luciano Spalletti tersebut sudah memiliki Mattia Perin dan Michele Di Gregorio sebagai dua pilihan utama untuk posisi di bawah mistar gawang. Posisi kiper ketiga masih ditempati oleh Carlo Pinsoglio.
Kehadiran kiper baru di musim depan dipastikan akan mengubah peta persaingan di posisi tersebut. Jika ada penjaga gawang anyar yang bergabung, kemungkinan besar salah satu di antara Perin atau Di Gregorio akan meninggalkan klub.
Secara historis, Juventus jarang menggunakan kiper utama dari luar Italia dalam tiga dekade terakhir. Tercatat hanya Edwin van der Sar (1999-2001) dan Wojciech Szczesny (2017-2024) yang mampu menjadi pilihan reguler non-Italia.
Selain kedua nama besar tersebut, mendiang Alex Manninger pernah mencatatkan 27 penampilan di Serie A sepanjang periode 2008-2010. Saat itu, Manninger dipercaya mengawal gawang Juventus ketika Gianluigi Buffon harus menepi karena cedera.