Bek tengah Manchester City, John Stones, secara resmi mengumumkan rencana kepergiannya dari Stadion Etihad pada akhir musim 2025-2026 setelah mengabdi selama satu dekade di bawah kepemimpinan Pep Guardiola. Dilansir dari Bola, pemain berusia 31 tahun tersebut akan meninggalkan klub dengan status bebas transfer pada musim panas mendatang.
Keputusan Stones ini menyusul langkah Bernardo Silva yang telah lebih dulu mengonfirmasi kepergiannya di tengah proses transisi skuad The Citizens. Sejak bergabung dari Everton pada 2016, Stones telah membantu Manchester City meraih 19 trofi utama, termasuk enam gelar Liga Inggris dan satu trofi Liga Champions pada 2023.
Melalui unggahan di media sosial pribadinya, pemain kelahiran Barnsley ini menyampaikan pesan perpisahan emosional mengenai perjalanan kariernya di Manchester. Ia merefleksikan transformasi dirinya dari pemain muda menjadi sosok pria dewasa selama sepuluh tahun bermarkas di Etihad.
"Mereka bilang semua hal baik pasti akan berakhir tetapi hal yang telah kita lalui ini adalah yang terbaik dan akan tetap menjadi bagian dari diriku selamanya," tulis Stones dalam keterangan unggahannya dikutip dari Goal English.
Stones menegaskan bahwa klub tersebut telah menjadi rumah baginya dan tempat ia mewujudkan seluruh ambisi profesionalnya sebagai pesepak bola. Selama periode tersebut, ia dikenal sebagai bek modern yang mampu memainkan peran strategis di lini tengah.
"Ini telah menjadi rumah saya selama 10 tahun terakhir dan akan menjadi rumah saya selama sisa hidup saya. Ini seperti roller coaster dalam banyak hal," lanjut Stones.
Pemain tim nasional Inggris ini juga menyinggung perkembangan pribadinya yang terjadi seiring dengan kesuksesan tim di lapangan hijau. Ia merasa sangat puas dengan pencapaian yang telah diraih bersama rekan-rekan setimnya.
"Saya datang sebagai seorang anak dan sekarang pergi sebagai seorang pria - menjadi seorang ayah, seorang suami, dan, di lapangan, seorang pemain yang sangat puas," tulis Stones.
Baginya, memenangkan semua gelar yang tersedia merupakan puncak dari impian yang ia bawa saat pertama kali menginjakkan kaki di Manchester sepuluh tahun silam.
"Saya telah mewujudkan semua impian saya dan meraih semua hal yang ingin saya capai di sini," tulis Stones.
Selain itu, Stones menyampaikan apresiasi atas hubungan mendalam yang terjalin dengan para pendukung dan seluruh elemen di dalam klub.
"Di awal karier saya di sini, saya tidak pernah menyangka akan berada di posisi ini," tegas Stones.
Ia menyoroti bahwa kesuksesan yang diraih bukan sekadar soal trofi, melainkan juga tentang ikatan emosional yang ia rasakan selama ini.
"Pertama, untuk mencapai segalanya, tetapi juga untuk merasakan kasih sayang dan ikatan dengan semua orang. Semua mimpi saya telah terwujud dengan gemilang," ujar Stones.
Terkait pengaruh manajer, Stones memberikan penghormatan khusus kepada Pep Guardiola yang dinilai sebagai sosok kunci di balik kesuksesan kariernya.
"Saya rasa semuanya tidak akan sesukses ini tanpa dia," ungkap Stones.
Stones merasa beruntung mendapatkan kesempatan bekerja sama dalam durasi yang lama dengan sang pelatih untuk memenangkan berbagai kejuaraan bergengsi.
"Saya sangat bersyukur bisa menghabiskan waktu yang lama bersamanya, memenangkan segalanya bersamanya. Saya merasa beruntung dan berterima kasih atas apa yang telah dia lakukan untuk saya," ungkap Stones.
Pihak Manchester City pun telah merilis pernyataan resmi untuk mengonfirmasi bahwa sang pemain akan menyudahi masa bakti memorabelnya pada bursa transfer musim panas 2026.
ÔÇ£John Stones akan meninggalkan Manchester City pada musim panas, mengakhiri masa tinggal sepuluh tahun yang berkesan dan sangat sukses di Etihad," tulis pernyataan Manchester City.
Klub memuji teknik dan kecerdasan permainan Stones yang dianggap sebagai representasi ideal dari gaya permainan yang diusung oleh Guardiola selama ini.
ÔÇ£Berbekal teknik yang luar biasa, jangkauan umpan yang mengagumkan, ditambah dengan etos kerja yang hebat dan pemahaman permainan yang cerdas, Stones dalam banyak hal merupakan perwujudan sejati dari City asuhan Pep Guardiola," tulis pernyataan Manchester City.
Klub kini bersiap untuk memberikan penghormatan terakhir bagi sang bek sebelum ia benar-benar meninggalkan klub di akhir musim.
"Kini, Klub dan seluruh pendukung kami akan meluangkan waktu untuk memberikan penghormatan dan perpisahan yang layak kepada seorang pemain yang luar biasa bagi Manchester City Football Club di akhir musim,ÔÇØ lanjut pernyataan Manchester City.