Aktris dan penyanyi Jisoo BLACKPINK dikabarkan membayar biaya lebih dari 10 juta won atau sekitar Rp 116 juta guna menghapus nama kakak laki-lakinya, Kim Jung Hun, dari daftar kredit drama Netflix berjudul Boyfriend on Demand. Langkah ini diambil sebagai bentuk pemutusan hubungan menyusul dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan Kim Jung Hun.
Dilansir dari Wolipop, tindakan tegas personel BLACKPINK tersebut mencakup pembantahan posisi Kim Jung Hun sebagai CEO di agensi BLISSOO. Pernyataan resmi melalui kuasa hukum pada Senin (20/4/2026) menegaskan bahwa Jisoo telah terpisah dari pihak keluarga selama bertahun-tahun dan tidak akan memberikan dukungan finansial maupun hukum bagi kakaknya.
Kasus hukum yang menjerat Kim Jung Hun bermula ketika Kantor Polisi Gangnam menerima laporan dari seorang streamer wanita pada Rabu (15/4/2026). Ia ditangkap atas tuduhan pengurungan dan upaya kontak seksual terhadap korban setelah memenangkan undian makan malam bersama.
YouTuber sekaligus jurnalis hiburan Lee Jin Ho mengungkapkan bahwa retaknya hubungan persaudaraan tersebut sudah terjadi sejak tahun lalu. Jisoo dilaporkan kehilangan kepercayaan setelah munculnya unggahan viral mengenai dugaan perekaman aktivitas seksual tanpa persetujuan yang dilakukan kakaknya pada tahun yang sama.
"Setelah skandal kamera tersembunyi itu, ia tidak hanya kehilangan kepercayaan Jisoo tapi juga seluruh keluarga, dan ia benar-benar dikucilkan dari pekerjaan apa pun yang berhubungan dengan Jisoo," terang Lee Jin Ho.
Lee Jin Ho menambahkan bahwa keterlibatan Kim Jung Hun dalam produksi drama Boyfriend on Demand terjadi saat proses syuting pada Oktober 2024 hingga Mei 2025 sebagai anggota keluarga, bukan perwakilan resmi agensi. Kakak Jisoo tersebut diklaim tidak menerima gaji atas bantuannya selama masa produksi berlangsung.
"Ada yang mengatakan karena drama itu dirilis pada Maret 2026, ia pasti bekerja dengan Jisoo baru-baru ini, tapi itu tidak benar. Syutingnya berlangsung dari Oktober 2024 hingga Mei 2025. Saat itulah, ia membantunya." kata Lee Jin Ho.
Masalah muncul ketika Jisoo menemukan nama kakaknya tercantum dalam daftar pemain dan kru saat drama tersebut dirilis secara resmi. Hal tersebut memicu protes keras dari sang artis agar identitas Kim Jung Hun segera dihilangkan dari versi final tayangan.
"Daftar pemain dan kru dimasukkan berdasarkan materi yang diperoleh selama pembuatan drama dan ditampilkan apa adanya. Ketika Jisoo melihat daftar tersebut pada 6 Maret 2026, ia sangat kesal dan terkejut. Ia memprotes keras, hingga namanya (Kim Jung Hun) dihapus dari daftar pemain dan kru." jelas Lee Jin Ho.
Penyuntingan ulang daftar kredit pada versi final drama tersebut memerlukan biaya yang cukup besar. Lee Jin Ho mengonfirmasi bahwa seluruh biaya tersebut ditanggung oleh Jisoo menggunakan dana pribadinya.
"Pengeditan versi final membutuhkan biaya fantastis lebih dari 10 juta won. Namun, Jisoo tetap meminta agar namanya dihapus, bahkan membayar dengan uang pribadinya. Hal ini membuktikan bahwa ia sudah memutus hubungan dengan kakak laki-lakinya sebelum insiden pelecehan seksual tersebut," pungkas Lee Jin Ho.
Di tengah polemik keluarga ini, Jisoo tetap menjalankan aktivitas profesionalnya di kancah internasional. Ia baru saja menghadiri Cannes International Series Festival di Prancis dan menerima penghargaan Madame Figaro Rising Star Award pada Rabu (23/4/2026).