Festival musik Jazz Meets Pop sukses digelar di Anjungan Sarinah, Thamrin, Jakarta, pada Senin (4/5/2026) sebagai upaya mendekatkan genre jazz kepada generasi muda. Acara spesial yang memperingati International Jazz Day 2026 ini menyuguhkan kolaborasi musik segar yang dapat dinikmati masyarakat secara gratis.
Gelaran ini dirancang untuk mengubah persepsi publik yang selama ini menganggap konser jazz bersifat kaku atau sulit diterima pendengar awam. Dilansir dari Detikcom, penyelenggara mengemas acara dengan nuansa yang lebih akrab dan relevan melalui perpaduan harmonisasi jazz dengan energi musik pop kontemporer.
Direktur Nayasta selaku penyelenggara acara, Mariam Kartikatresni, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk membangun basis pendengar baru di tanah air. Penempatan panggung di ruang publik menjadi kunci utama dalam menjangkau audiens muda secara langsung.
"Melalui Jazz Meets Pop, kami berupaya menciptakan regenerasi pendengar di Indonesia. Dengan menghadirkan genre ini ke ruang publik seperti Sarinah, diharapkan anak muda bisa lebih mengenal dan mencintai keragaman musik ini secara organik," ujar Mariam Kartikatresni, Direktur Nayasta sebagai penyelenggara acara.
Panggung musik tersebut dimeriahkan oleh deretan musisi ternama seperti Barry Likumahuwa, 3 Composers, Monita Tahalea, Adikara, serta Ardhito Pramono yang berkolaborasi dengan Alonzo Brata. Penampilan para musisi tersebut berhasil menarik minat sekitar 2.000 hingga 3.000 pencinta musik dari berbagai kalangan usia, termasuk generasi Z.
Kemeriahan acara mencapai puncaknya saat penyanyi Pamungkas membawakan karya terbarunya yang berjudul Berapa kali kita Akan Saling Memaafkan. Berdasarkan antusiasme tinggi dari para pengunjung, pihak penyelenggara berencana menjadikan Jazz Meets Pop sebagai agenda musik tahunan guna memperkuat ekosistem industri kreatif nasional.