Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara Proliga 2026

Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara Proliga 2026
Foto: Ilustrasi Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara Proliga 2026.

Tim bola voli putri Jakarta Pertamina Enduro (JPE) mengukuhkan posisi sebagai juara bertahan setelah memenangi laga grand final Proliga 2026 yang berlangsung pada 24-26 April 2026 di GOR Amongrogo, Yogyakarta. Gelar tersebut dipastikan setelah JPE menundukkan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dalam dua leg pertandingan langsung.

Dilansir dari Detik Finance, tim asuhan Pertamina tersebut menyapu bersih kemenangan dengan skor 3-1 pada pertemuan pertama dan 3-0 pada pertemuan kedua. Dominasi ini memastikan trofi juara Proliga tetap berada di tangan JPE untuk musim kedua secara berturut-turut.

Pencapaian gemilang ini mendapat sambutan positif dari jajaran manajemen perusahaan induk. Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan memberikan penegasan mengenai pentingnya mentalitas juara dalam kompetisi olahraga nasional tersebut.

"Pertamina mengapresiasi pencapaian JPE yang meraih gelar juara beruntun. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa dengan disiplin, fokus dan semangat juang, atlet Indonesia mampu bersaing dan meraih prestasi terbaik. Kami berharap capaian ini dapat terus dijaga dan menjadi motivasi untuk berprestasi lebih tinggi ke depan," ujar Mochamad Iriawan.

Pembinaan atlet yang dilakukan secara konsisten dinilai menjadi kunci utama di balik konsistensi performa tim sepanjang musim. Direktur Sumber Daya Manusia PT Pertamina (Persero) sekaligus Pembina tim JPE, Andy Arvianto menekankan bahwa hasil ini merupakan buah dari ekosistem pendukung yang kuat.

"Kemenangan ini menjadi bukti bahwa pembinaan yang berkelanjutan dan lingkungan yang mendukung dapat menghasilkan performa luar biasa. Pertamina berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan talenta, termasuk di bidang olahraga, sebagai bagian dari upaya membangun generasi terbaik bangsa," tutur Andy Arvianto.

Keberhasilan mempertahankan takhta juara juga dirasakan sebagai pemenuhan janji kepada para penggemar voli di tanah air. Kapten JPE, Tisya Amallya Putri mengungkapkan perasaannya setelah berhasil memimpin rekan-rekannya melewati tekanan besar di partai final.

"Sebagai juara bertahan kami paham betul adanya ekspektasi besar terhadap tim. Kami berhasil menjawabnya dengan kerja keras dan kepercayaan satu sama lain di lapangan. Kami persembahkan kemenangan ini kepada suporter-suporter kami yang telah setia mendukung JPE," imbuh Tisya Amallya Putri.

Dari sisi teknis, kepemimpinan pelatih di pinggir lapangan memberikan dampak besar terhadap kolektivitas permainan. Pelatih JPE, Bulent Karslioglu menyatakan kebanggaannya atas sinergi yang ditunjukkan oleh setiap elemen di dalam skuadnya.

"Saya sangat bangga dengan tim ini. Kemenangan ini bukan hanya soal hasil, tetapi perjalanan yang dibangun bersama. Setiap pemain JPE memiliki peranan masing-masing, dan itu terlihat dari bagaimana mereka saling mendukung serta menjaga komunikasi. Kami percaya bahwa tim ini bukan hanya mewakili Indonesia, tetapi juga telah menarik perhatian publik yang lebih luas, termasuk dari berbagai negara. Karena itu, kami ingin selalu memberikan yang terbaik, bukan hanya untuk meraih kemenangan, tetapi juga untuk menunjukkan kualitas permainan kami," papar Bulent Karslioglu.

Manajemen melihat kesuksesan ini sebagai bentuk inspirasi bagi talenta-talenta muda lainnya. Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron memberikan apresiasi atas kekompakan yang menjadi fondasi kemenangan tim selama kompetisi berlangsung.

"Pertamina bangga atas gelar juara ini. Sepanjang musim, JPE menunjukkan konsistensi, kerja keras, dan kekompakan yang menjadi kunci juara. Kami berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi positif bagi generasi muda untuk terus berani bermimpi dan berprestasi," kata Muhammad Baron.

Sesuai dengan visi perusahaan dalam bidang sosial dan olahraga, Muhammad Baron berharap prestasi ini memberikan dampak jangka panjang bagi perkembangan dunia olahraga nasional.

"Pertamina berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi positif bagi generasi muda untuk terus berani bermimpi dan berprestasi," tambah Muhammad Baron.

Keberhasilan ini dipandang sebagai modal krusial bagi Jakarta Pertamina Enduro untuk menyongsong musim kompetisi tahun depan. Penutupan musim 2026 ini diharapkan menjadi landasan peningkatan kualitas atlet nasional di masa depan.

"Pertamina terus membuka ruang-ruang pembinaan dan mendukung kompetisi yang dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi, sekaligus memberikan inspirasi bagi generasi muda," tutup Muhammad Baron.

Artikel terkait

Rekomendasi