Kompetisi bola voli nasional Proliga 2026 telah memasuki babak puncak yang mempertemukan Jakarta LavAni Livin Transmedia melawan Jakarta Bhayangkara Presisi. Pertandingan leg pertama final ini dijadwalkan berlangsung di GOR Amongrogo, Yogyakarta, pada Jumat, 24 April 2026.
Dilansir dari Detik Sport, laga penentuan gelar juara tersebut akan dimulai pada pukul 19.00 WIB. Babak final ini menjadi momen krusial bagi kedua tim setelah rangkaian panjang kompetisi musim ini.
Sebelumnya, Proliga telah menyelesaikan perebutan peringkat ketiga pada kategori putra dan putri. Jakarta Popsivo Polwan berhasil mengunci posisi ketiga di sektor putri, sementara Surabaya Samator menempati peringkat ketiga di kategori putra.
Berbeda dengan sistem gugur tunggal, penentuan juara dan runner-up Proliga 2026 menggunakan format best of three. Melalui aturan ini, tim pemenang harus meraih dua kali kemenangan dalam rangkaian jadwal yang telah ditetapkan.
Jika salah satu tim mampu memenangkan dua pertandingan secara beruntun, maka laga ketiga tidak perlu dilaksanakan. Namun, apabila skor imbang 1-1 setelah dua laga, maka pertandingan ketiga akan digelar pada hari berikutnya sebagai penentu akhir.
Duel Klasik Perebutan Gelar Juara
Pertemuan Jakarta LavAni dan Jakarta Bhayangkara Presisi di partai final merupakan ulangan rivalitas dari empat musim sebelumnya. LavAni tercatat pernah meraih gelar juara pada edisi 2022 dan 2023 saat masih menggunakan nama Bogor LavAni.
Sebaliknya, Bhayangkara Presisi tampil dominan pada dua musim terakhir dengan meraih gelar juara secara beruntun pada 2024 dan 2025. Persaingan ini menjadikan laga final tahun ini sebagai ajang pembuktian kekuatan dua raksasa voli Indonesia.
John Zulfikar selaku perwakilan LavAni menyatakan bahwa skuad asuhan David Lee berada dalam kondisi prima. Ia menegaskan kesiapan seluruh pemain untuk menghadapi tantangan dari sang juara bertahan.
"LavAni sudah siap untuk pertandingan ini. Seluruh pemain kami sudah siap tampil di final," ujar John Zulfikar dalam keterangannya.
Di sisi lain, tim Bhayangkara Presisi yang dilatih oleh Reidel Toiran juga menyatakan kesiapan serupa. Rita Kurniati sebagai perwakilan tim menyebutkan bahwa kekalahan dari LavAni saat fase final four menjadi bahan evaluasi penting.
"Kami berharap Bhayangkara akan menjadi juara. Dua kekalahan di final four menjadi pelajaran berharga," kata Rita.