Ipswich Town memastikan diri kembali ke kasta tertinggi sepak bola Inggris, Premier League, setelah mencatatkan kemenangan meyakinkan di pekan terakhir EFL Championship musim 2025-2026. Keberhasilan ini diraih usai mereka menundukkan Queens Park Ranger dengan skor telak 3-0.
Pertandingan penentuan yang dilangsungkan di Stadion Portman Road pada Sabtu (2/5/2026) malam WIB tersebut menjadi saksi dominasi tim tuan rumah. Dilansir dari Bola, kemenangan The Tractor Boys dikunci melalui gol-gol yang dicetak oleh George Hirst pada menit ke-3, Jaden Philogene menit ke-9, dan Kasey McAteer pada menit ke-85.
Hasil positif ini membuat Ipswich Town hanya menghabiskan satu musim di divisi Championship setelah sempat terdegradasi musim lalu. Mereka menyusul Coventry City sebagai tim kedua yang berhak naik kasta ke Premier League musim depan dengan status sebagai juara liga.
Pelatih kepala Ipswich Town, Kieran McKenna, tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya atas performa anak asuhnya. Sejak mengambil alih kepemimpinan tim pada tahun 2021, McKenna telah melewati berbagai dinamika kompetisi sebelum akhirnya mencapai titik ini.
"Ini sangat berarti. Sejujurnya, ini mungkin yang paling sulit. Saya sangat bersyukur." ujar McKenna dikutip dari Sky Sports.
McKenna memberikan apresiasi tinggi terhadap kerja keras seluruh elemen klub dalam membalikkan keadaan setelah sempat mengalami masa-masa sulit akibat pergantian pemain yang masif.
"I tahu betapa kerasnya kami harus bekerja untuk membalikkan keadaan. Klub ini mengalami pendakian yang sangat besar dan kemudian penurunan yang tajam dengan pergantian pemain yang begitu besar," tutur dia.
Meski telah memastikan tiket promosi, sang manajer menegaskan bahwa timnya tidak akan cepat puas. Ia berencana untuk segera memulai persiapan lebih awal guna menghadapi tantangan di kompetisi kasta tertinggi musim depan.
"Semua orang tetap gigih dan kita pantas berada di posisi kita sekarang ini." kata McKenna.
"Meraih promosi ketiga dalam empat tahun di kandang sendiri pada hari yang cerah di bulan Mei adalah hal yang sempurna." sambungnya.
McKenna menambahkan bahwa timnya terus menunjukkan peningkatan performa sepanjang tahun. Ia ingin para pemain menikmati momen keberhasilan ini sebelum fokus sepenuhnya pada persiapan Liga Primer.
"Kami terus mengalami peningkatan sepanjang tahun ini. Kami tidak mulai memikirkan Liga Primer hari ini. Kami akan menikmati pertandingan ini," ujar McKenna.
Peluang Sejarah Bagi Elkan Baggott
Momen promosi ini juga menjadi angin segar bagi penggawa Timnas Indonesia, Elkan Baggott. Bek jangkung tersebut kini berada di ambang sejarah untuk menjadi pemain Indonesia pertama yang berpotensi melakoni debut di kompetisi Premier League.
Meski demikian, perjalanan Baggott di tim utama Ipswich Town sepanjang musim EFL Championship ini tidaklah mudah. Pemain dengan tinggi 1,96 meter tersebut tercatat hanya empat kali masuk dalam daftar pemain cadangan, dengan penampilan terakhir di bangku cadangan saat melawan Birmingham pada 6 April lalu.
Sepanjang musim, Baggott lebih banyak mendapatkan menit bermain di turnamen domestik lainnya. Ia mencatatkan total 74 menit bermain dalam dua pertandingan di ajang Piala FA.
Selain itu, Elkan juga aktif memperkuat tim muda Ipswich Town di ajang Premier League 2. Di kompetisi tersebut, ia berhasil mengumpulkan 360 menit bermain dari empat penampilan yang dijalani.
Pada laga krusial melawan QPR, pemain berusia 23 tahun ini tidak diikutsertakan dalam daftar pemain yang dibawa McKenna. Hal ini sempat memicu spekulasi mengenai masa depan sang bek di klub.
Namun, Kieran McKenna memberikan sinyal positif terkait status Baggott. McKenna menegaskan bahwa dirinya sengaja menahan rencana peminjaman sang pemain karena masih membutuhkan kedalaman skuat di sektor pertahanan.
ÔÇ£Saya rasa kami tidak pernah secara khusus berencana untuk meminjamkan Elkan, tetapi kami telah mempertimbangkan berbagai opsi,ÔÇØ kata McKenna dikutip dari TWTD.
Ia menekankan pentingnya memiliki komposisi empat bek tengah yang solid di dalam tim. Menurut pengamatan sang pelatih, kemampuan Elkan terus menunjukkan grafik peningkatan dalam sesi latihan harian.
ÔÇ£Saya pikir sangat penting bagi kita untuk memiliki empat bek tengah yang kuat di dalam tim, dan saat ini kita memilikinya. Elkan semakin membaik setiap hari di sini," ungkap McKenna.