Dunia sepak bola Italia kembali diguncang isu miring setelah penunjuk wasit, Gianluca Rocchi, dilaporkan masuk dalam pusaran investigasi. Ia diduga melakukan kecurangan olahraga yang berkaitan dengan klub raksasa Inter Milan.
Penyelidikan ini, sebagaimana dikutip dari Bola, mencuat akibat tuduhan adanya manipulasi dalam pemilihan pengadil lapangan. Keputusan tersebut dianggap memberikan keuntungan bagi tim asal Milan tersebut selama kompetisi musim 2024-2025.
Fokus utama penyelidikan tertuju pada pergantian wasit untuk pertandingan melawan Bologna pada April tahun lalu. Rocchi dituduh berupaya mengganti Daniele Doveri dengan Andrea Colombo karena alasan preferensi hasil pertandingan.
Laporan menyebutkan bahwa pada 2 April 2025, Rocchi diduga menyetujui penarikan Doveri dari laga krusial kontra Bologna. Alasannya, Doveri dianggap sebagai sosok pengadil yang tidak memberikan dampak positif bagi ambisi juara Nerazzurri.
Sebagai tindak lanjut, Andrea Colombo akhirnya ditugaskan memimpin laga tersebut. Sementara itu, Daniele Doveri dipindahkan untuk mengawal pertandingan leg kedua semifinal Coppa Italia yang berlangsung beberapa hari setelahnya.
Dugaan kesepakatan rahasia ini disinyalir terjadi di Stadion San Siro. Namun, internal klub meragukan klaim tersebut karena kondisi stadion yang sangat ramai dinilai tidak memungkinkan untuk mengadakan pertemuan yang bersifat sangat rahasia.
Intervensi Teknologi Video Assistant Referee
Selain masalah penugasan manual, Gianluca Rocchi juga menghadapi tuduhan serius mengenai intervensi terhadap keputusan Video Assistant Referee (VAR). Ia diduga memberikan tekanan kepada petugas VAR untuk memberikan penalti pada laga Udinese melawan Parma, 1 Maret 2025.
Di tengah memanasnya skandal ini, nama Alessandro Bastoni kembali terseret ke permukaan. Insiden lama pada Januari 2024, di mana sikut Bastoni mengenai pemain Hellas Verona, Ondrej Duda, kembali diungkit oleh publik dan media lokal.
Pihak manajemen Inter Milan dilaporkan merasa geram dengan dikaitkannya nama bek andalan mereka dalam pusaran isu perwasitan ini. Hal ini dinilai merugikan citra pemain di tengah persaingan kompetisi yang ketat.
Respons Manajemen dan Fokus Scudetto
Menyikapi situasi tersebut, jajaran petinggi klub telah melangsungkan pertemuan pada Sabtu, 25 April 2026. Meski merasa terkejut dengan segala tudingan yang ada, pihak klub memilih untuk tidak mengeluarkan pernyataan resmi ke publik.
Manajemen berpendapat bahwa saat ini bukan waktu yang tepat untuk berbicara sebelum memahami seluruh detail masalah secara utuh. Mereka memilih untuk tetap tenang dan fokus pada stabilitas internal tim.
Argumen mengenai keuntungan dari pergantian wasit juga dinilai lemah secara fakta lapangan. Pasalnya, pada pertandingan melawan Bologna yang dipermasalahkan tersebut, Inter justru mengalami kekalahan dengan skor tipis 1-0.
Saat ini, skuad yang dilatih oleh Cristian Chivu lebih memilih memusatkan energi mereka untuk menjaga mentalitas pemain. Target utama klub adalah memastikan gelar Scudetto Liga Italia musim 2025-2026 tetap berada dalam jangkauan mereka.