Inter Milan kini berada di ambang pintu juara Serie A musim ini. Klub berjuluk Nerazzurri tersebut memiliki kesempatan besar untuk memastikan gelar scudetto pada pertandingan pekan depan.
Hingga berakhirnya pekan ke-34, tim asuhan Simone Inzaghi ini masih bertengger kokoh di puncak klasemen Liga Italia dengan koleksi 79 poin. Dilansir dari Detik Sport, Inter saat ini memegang keunggulan 10 angka atas Napoli yang membayangi di posisi kedua.
Persaingan di papan atas sedikit merenggang setelah AC Milan gagal memangkas jarak. Rossoneri hanya mampu bermain imbang 0-0 saat menjamu Juventus di San Siro pada Senin (27/4/2026) dini hari WIB, yang membuat mereka turun ke peringkat ketiga dengan 67 poin.
Mengingat kompetisi hanya menyisakan empat pertandingan, Inter Milan hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengunci gelar secara matematis. Peluang emas ini terbuka lebar saat mereka menjamu Parma di Stadion Giuseppe Meazza pada Senin (4/5/2026) dini hari WIB.
Namun, pesta juara Inter bisa saja terjadi lebih awal bahkan sebelum mereka turun ke lapangan. Hal ini dapat terealisasi jika para pesaing terdekat mereka menelan kekalahan dalam laga masing-masing.
Jika Napoli dipaksa menyerah oleh Como pada Sabtu (2/5/2026) dan AC Milan kalah dari Sassuolo pada Minggu (3/5/2026), posisi Inter di puncak klasemen dipastikan tidak akan terkejar lagi oleh tim manapun.
Pernyataan Pemain dan Kesiapan Tim
Bek senior Inter Milan, Matteo Darmian, mengungkapkan ambisi timnya untuk segera menyelesaikan perburuan gelar juara di hadapan pendukung sendiri. Ia juga merefleksikan perjalanan tim sejak musim lalu.
"Kami akan mencoba melakukannya pekan depan di depan fans kami untuk memenangi scudetto; musim lalu berakhir dengan cara terburu, meski masih tetap positif," ujar bek Inter Milan Matteo Darmian seperti dilansir Football Italia.
Darmian menambahkan bahwa proses bangkit kembali setelah musim sebelumnya bukanlah perkara yang mudah. Ia memuji peran pelatih dan kerja keras seluruh elemen tim dalam menjaga konsistensi performa sepanjang musim ini.
"Tidak mudah memulai lagi, khususnya secara psikologis, tapi kami baik-baik saja, juga terima kasih kepada pelatih. Kami sudah melakukan yang terbaik, dan kami senang."