Klub raksasa Liga Italia, Inter Milan, dilaporkan tengah menyusun langkah strategis guna memperkuat sektor pertahanan mereka untuk kompetisi musim depan.
Dikutip dari Bola, bek andalan Manchester City, Nathan Ake, dikabarkan telah ditawarkan kepada manajemen Nerazzurri melalui perantara transfer baru-baru ini.
Langkah ini diambil seiring rencana besar tim asal kota Milan tersebut untuk melakukan regenerasi di lini belakang yang mulai dimakan usia.
Beberapa nama pemain senior di kubu Inter Milan seperti Francesco Acerbi, Matteo Darmian, hingga Stefan de Vrij diprediksi akan segera meninggalkan Giuseppe Meazza.
Selain para pemain senior tersebut, masa depan pilar pertahanan lain seperti Alessandro Bastoni dan Carlos Augusto dikabarkan masih belum menemui titik terang.
Potensi kedatangan Nathan Ake ke Milan dapat memicu reuni dengan Manuel Akanji, mantan rekan setimnya saat masih membela Manchester City.
Keberhasilan Akanji beradaptasi dan menunjukkan performa solid di Serie A menjadi alasan kuat bagi Inter untuk kembali melirik pemain didikan Pep Guardiola.
Ake yang merupakan pemain internasional Belanda berusia 31 tahun dinilai memiliki pengalaman mumpuni untuk bermain di level kompetisi tertinggi Eropa.
Kontrak Ake di Stadion Etihad sendiri akan berakhir pada Juni 2027, sehingga Manchester City kemungkinan terbuka untuk melepasnya musim panas ini demi menghindari risiko kehilangan pemain secara gratis.
Persaingan dengan Barcelona
Selain ketertarikan dari Italia, Barcelona juga dilaporkan sedang memantau situasi pemain kelahiran 1995 tersebut dengan sangat cermat.
Klub asal Catalan itu melihat peluang untuk merekrut bek berkualitas dengan nilai pasar yang ditaksir berada di angka Ôé¼15 juta.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menganggap profil Ake sangat ideal karena kemampuannya dalam menguasai bola dan fleksibilitas taktis yang tinggi.
Keunggulan utama Ake terletak pada kemampuannya mengisi berbagai posisi, mulai dari bek tengah, bek kiri, hingga peran sebagai gelandang bertahan.
Minimnya menit bermain sebagai starter reguler di bawah arahan Guardiola disinyalir menjadi faktor pendorong bagi Ake untuk mempertimbangkan hengkang dari Premier League.